Lestarikan Lingkungan, Merdeka Copper Gold (MDKA) Gandeng GWD Tanam 3.500 Terumbu Karang
JAKARTA, investortrust.id - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melalui anak usahanya PT Bumi Suksesindo (BSI) bekerja sama dengan pengelola objek wisata Pantai Grand Watu Dodol (GWD) menanam sebanyak 3.500 bibit terumbu karang sejak tahun 2023 hingga 2024.
Demikian disampaikan oleh Pengelola Destinasi Wisata Pantai GWD Banyuwangi, Abdul Aziz saat ditemui di kantornya, Kamis (24/10/2024).
''Kalau yang pertama itu tidak terlalu banyak kurang lebih 1.000 (bibit), kalau yang terakhir ini kan 2.500 (bibit),'' kata Aziz dalam suasana menjelang ibadah salat magrib.
Ia pun menceritakan perubahan pelestarian lingkungan di kawasan wisata Pantai GWD Banyuwangi ini telah meningkat secara signifikan sejak tahun 2016.
Baca Juga
Merdeka Copper Gold (MDKA) Kantongi Peringkat idA+ dengan Prospek Stabil
''(Pantai GWD) ini dulu kan dijarah sama orang-orang sini termasuk terumbu karangnya, dirusak semuanya. Masyarakat sini rata-rata mencari ikan hias, jadi mereka menangkap ikan hias itu pakai potassium sehingga banyak terumbu karang yang mati,'' ungkap Aziz.
''Jadi dari situ, tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk menyadarkan orang-orang. Sehingga saya berpikir keras bagaimana ini harus ada solusi. Solusinya adalah ini, pariwisata,'' tambah dia.
Aziz juga menuturkan, pihaknya telah menyerap ratusan tenaga kerja untuk melestarikan alam dengan bantuan kerja sama dari berbagai pihak, baik korporasi maupun institusi.
''Sekarang di sini sudah 200 orang (tenaga kerja). Itu yang asli masyarakat sini, belum yang freelance dari luar kota, seperti travel agent, ada juga mahasiswa dari UIN Surabaya,'' beber dia.
Baca Juga
Pendapatan Merdeka Copper (MDKA) Melesat 110%, tapi masih Catat Rugi Atribusi
Aziz juga berharap PT BSI beserta pihak-pihak terkait untuk tetap berkomitmen melestarikan lingkungan sesuai dengan sustainable development goals (SDGs) 2030.
''Saya bersyukur BSI sudah mulai berpikir tentang lingkungan termasuk restorasi terumbu karang, karena ini kegiatan yang sangat positif. Artinya, ada timbal balik terhadap apa yang dia lakukan. Hal-hal seperti inilah yang ditunggu masyarakat. Mereka (BSI) juga punya kepedulian terhadap lingkungan,'' tutur dia.

