Kadin Indonesia Siap Wujudkan Indonesia Incorporated
Poin Penting
●
Kadin gelar Rakornas Sosial untuk dorong ekonomi inklusif dan Indonesia Incorporated.
●
Anindya: Kadin prioritaskan pemberdayaan UMKM, wisata, maritim, dan industri olahraga.
●
Kadin siapkan rekomendasi lintas sektor menuju Indonesia Emas lewat Rapimnas 2025–2026.
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Sosial Kadin Indonesia bertajuk "Sinergi Lintas Sektor Menuju Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan Mewujudkan Indonesia Incorporated" di RGE Lounge, Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Senin (17/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan, bidang sosial di Kadin Indonesia memiliki mandat yang sangat strategis, yakni memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan keberlanjutan.
"Inilah semangat Indonesia Incorporated. Hal ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada retret Kadin bersama Lemhanas di Magelang beberapa waktu lalu, bahwa tidak boleh ada sekat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kita semua bergerak dalam satu orkestrasi kebangsaan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi hingga 8% dan menekan kemiskinan ekstrim menjadi nol," ujar Anindya.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie memberikan sambutan on line pada acara Rakornas kadin 2025 Bidang Sosial, di Jakarta, Senin (17/11/2025). Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal
Anindya menjelaskan, di era transformasi besar yang sedang dijalankan pemerintah, termasuk target pertumbuhan ekonomi hingga 8% dan pemuatan jaring pengamat sosial, peran Kadin melalui WKU sosial menjadi semakin penuh. Dalam hal ini, menghubungkan kebijakan nasional dan dunia usaha agar dampaknya dapat dirasakan secara langsung.
Anindya menyebut, Rakornas yang diselenggarakan pada hari ini mencakup isu lintas sektor, yang cakupannya sangat luas dan saling terkait. Di antaranya adalah penguatan ekonomi sosial dan pemberdayaan masyarakat, mencakup pelindungan kelompok rentan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis komunitas, dan pemberdayaan perempuan yang harus menjadi prioritas Kadin untuk mendukung pemerataan ekonomi.
Di sisi lain, Anindya membeberkan bahwa industri pariwisata, maritim, dan olahraga menjadi tiga sektor "engine of growth" yang memiliki multiplier efek besar. Oleh karena itu, kata Anindya, Kadin Indonesia siap memperkuat kolaborasi untuk mendorong destinasi unggulan, wisata maritim, sports industry, serta terkait logistik, konektivitas, dan event tingkat nasional.
"Ekosistem wisata halal dan layanan haji umrah Indonesia memiliki potensi besar yang menjadi pusat ekonomi halal dunia. Peran WKU haji, umrah, dan wisata halal sangat penting dalam memastikan standar, sertifikasi, dan layanan berjalan profesional dan kompetitif," jelas Anindya.
Di sektor MICE (Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions), Anindya menyatakan bahwa industri ini adalah lokomotif penting dalam pariwisata, investasi dan branding negara. Oleh karena itu, Kadin mendorong terciptanya ekosistem MICE yang terintegrasi dan berstandar internasional.
Lalu, dalam konteks ketahanan sosial, Bidang Sosial Kadin juga memegang peranan penting dalam mitigasi bencana, respon darurat, serta pemulihan ekonomi masyarakat. "Ini semakin relevan di tengah eskalasi perubahan iklim," tutur Anindya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno memberikan sambutan on line pada acara Rakornas kadin 2025 Bidang Sosial, di Jakarta, Senin (17/11/2025). Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal
Lebih lanjut, Anindya berharap Rakornas hari ini dapat menghasilkan kebijakan lintas sektor yang terindikasi, tidak bicara parsial. Dikatakan Anindya, roadmap program sosial kadin 2025-2026 terhubung dan selaras dengan Rapimnas terkait rekomendasi strategis yang menjadi masukan, baik pemerintah dalam penguatan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, serta penguatan peran dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan.
"Saya mengajak seluruh peserta Rakornas untuk menjadikan forum ini sebagai ruang konsolidasi, kolaborasi, dan inovasi. Mari kita wujudkan Indonesia Incorporated melalui kerja nyata lintas sektor, membangun bangsa yang inklusif, sejahtera, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045," ucap Anindya.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Sosial Kadin Indonesia Nita Yudi menyerahkan kenang-kenangan kepada Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Ahmad Haikal Hasan pada acara Rakornas kadin 2025 Bidang Sosial, di Jakarta, Senin (17/11/2025). Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Sosial Kadin Indonesia Nita Yudi menuturkan, Kadin akan menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada tanggal 31 November dan 2 Desember mendatang. Hasil dari Rakornas yang berupa program prioritas dan rekomendasi apa yang diharapkan ini nantinya akan dibawa ke Rapimnas.
"Karena Kadin sebagai mitra strategis pemerintah tentu kita harus memberi masukan kepada pemerintah, apa yang terjadi kendala di bawah, di lapangan ya, kemudian masukan seperti apa yang bisa disampaikan kepada pemerintah. Sebagai mitra strategis tentu kita harus berjalan bersama, menyatukan langkah bersama agar Indonesia lebih baik lagi," pungkas Nita.