Peran Kadin sebagai Penguat Pilar Utama Indonesia Incorporated
Oleh Anindya Novyan Bakrie
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Hari ini, 24 September 2025, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia genap berusia 57 tahun. Sejak kelahirannya pada tahun 1968, Kadin hadir sebagai rumah besar dunia usaha—memayungi kepentingan pengusaha swasta, BUMN, koperasi, hingga UMKM. Dalam lebih dari lima dekade perjalanan ini, Kadin telah dipimpin oleh 13 ketua umum, masing-masing mengemban tantangan zamannya. Kini, sebagai ketua umum ke-13, saya memikul amanah untuk membawa Kadin lebih solid, inklusif, dan berdaya saing di tengah perubahan dunia yang kian kompleks.
Tantangan kita jelas: menjaga persatuan pelaku usaha agar bergandengan tangan bersama pemerintah dan seluruh komponen bangsa, demi membuka lapangan pekerjaan, mendongkrak pertumbuhan ekonomi inklusif hingga 8%, dan menjaga stabilitas nasional. Kita sadar, stabilitas politik dan keamanan adalah prasyarat mutlak bagi pembangunan ekonomi. Karena itu, Kadin mendukung penuh seruan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Incorporated (Indonesia Inc.)—sebuah kolaborasi besar yang merajut kekuatan pemerintah, dunia usaha, BUMN, koperasi, UMKM, akademisi, dan masyarakat dalam satu kesatuan gerak demi kejayaan bangsa.
Indonesia Inc: Gotong Royong Modern
Indonesia Inc. bukan sekadar konsep, melainkan model gotong royong modern untuk membangun ekonomi nasional. Melalui kebersamaan ini, seluruh potensi bangsa dioptimalkan, daya saing diperkuat, investasi ditumbuhkan, dan kesejahteraan rakyat ditingkatkan. Inilah jalan menuju Visi Indonesia Emas 2045, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, 17 program prioritas, dan sepuluh program quick wins.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin mengambil bagian aktif dengan menjalankan empat quick wins: program MBG (Makan Bergizi Gratis), pembangunan tiga juta rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta perlindungan pekerja migran. Semua ini adalah wujud nyata bahwa Kadin bukan hanya wadah komunikasi dan representasi dunia usaha, tetapi juga pilar utama penggerak pembangunan bangsa.
Empat Peran Utama Kadin dalam Indonesia Inc.
Pertama, Kadin menyatukan pengusaha besar, menengah, kecil, mikro, koperasi, hingga start-up dalam satu ekosistem ekonomi nasional. Kadin menjadi jembatan penghubung antara dunia usaha dan pemerintah agar kebijakan lebih tepat sasaran.
Kedua, Kadin mengakselerasi pertumbuhan ekonomi 8% melalui investasi—baik dari pengusaha nasional maupun foreign direct investment (FDI)—, penguatan UMKM, hilirisasi industri, transisi energi, serta ekspor berbasis nilai tambah. Kadin siap bermitra dengan Danantara untuk meningkatkan kegiatan investasi.
Ketiga, Kadin membuka lapangan pekerjaan. Dengan setiap 1% pertumbuhan ekonomi mampu menyerap sekitar 200.000 tenaga kerja, maka target 8% pertumbuhan berarti jutaan pekerjaan baru bagi generasi muda. Kemitraan UMKM, start-up, dan koperasi Merah-Putih menjadi lokomotif penyerap tenaga kerja.
Keempat, Kadin menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dunia usaha menjadi penyangga saat terjadi guncangan global—krisis pangan, energi, maupun keuangan—dengan memastikan pasokan tetap terjaga dan memberi masukan konstruktif pada kebijakan fiskal, moneter, dan investasi pemerintah.
Mandiri, Independen, dan Mitra Pemerintah
Kadin adalah satu-satunya organisasi pengusaha yang memiliki dasar hukum kuat melalui UU No. 1 Tahun 1987 dan Keppres No. 18 Tahun 2022. Di dalamnya ditegaskan bahwa Kadin adalah organisasi yang mandiri dan independen, sekaligus mitra pemerintah yang sah. Mandiri berarti bebas dari kepentingan sempit; independen berarti berdiri tegak membela kepentingan dunia usaha dan rakyat.
Kadin aktif menciptakan iklim usaha yang kondusif, berdaya saing, dan transparan. Kadin juga memberi saran, masukan, bahkan kritik konstruktif kepada pemerintah demi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Pengusaha Pejuang
Sejalan dengan pesan Presiden Prabowo, UUD 1945 bukan slogan, melainkan rancang bangun yang hidup. Pasal 33 menegaskan bahwa cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara. Kadin menolak praktik “Serakahnomics”—pengusaha yang hanya mengejar keuntungan dengan merugikan rakyat. Dunia usaha harus menjadi pejuang kebangsaan, bukan perampas hak rakyat.
Itulah sebabnya, Kadin menjalani retret kebangsaan di Akademi Militer Magelang dan menerima langsung arahan Presiden. Kami dipanggil bukan hanya untuk menjadi pengusaha sukses, tetapi juga pengusaha pejuang—yang tangguh menghadapi krisis, adil dalam membangun, dan setia pada cita-cita proklamasi: Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
Penutup
Di usia ke-57 ini, Kadin mengangkat tema: “Pilar Utama Indonesia Inc, Kadin Bersatu untuk Indonesia Maju.” Tema ini mencerminkan tekad kami: bahwa kebersamaan adalah kekuatan, kolaborasi adalah jalan, dan Kadin adalah pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Maju.
Mari kita kobarkan semangat gotong royong, mari kita satukan langkah, mari kita persembahkan seluruh karya terbaik kita untuk bangsa. Karena pada akhirnya, tugas kita bukan hanya membangun usaha, tetapi juga membangun Indonesia.
Dirgahayu Kadin Indonesia! Selamat ulang tahun ke-57! Bersatu, Berdaulat, dan Maju untuk Indonesia Emas 2045.

