Mendigitalisasi UMKM dari Desa hingga Kota, Kadin Indonesia dan Kadin Banten Hadirkan Kampung Digital dan Pojok UMKM di Tangerang Selatan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kadin Indonesia berkolaborasi dengan Kadin Provinsi Banten resmi meluncurkan Kampung Digital dan Pojok UMKM Kadin Indonesia di Jaletreng Riverpark, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (13/11/2025).
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan, inisiatif ini adalah contoh nyata kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Menurut Anindya, hal ini sejalan dengan semangat Kadin Indonesia untuk menghadirkan ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkeadilan.
"Kampung digital yang kita hasilkan hari ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan ruang pembelajaran, pelatihan, serta promosi produk lokal bagi para pelaku UMKM di Tangerang Selatan dan sekitarnya," ujar Anindya dalam sambutannya pada acara Pembukaan Peluncuran Kampung Digital dan Pojok UMKM Kadin Indonesia.
Anindya berharap program ini menjadi model inspiratif bagi daerah lain. Sehingga, digitalisasi UMKM bisa bergerak cepat dari tingkat kota hingga tingkat desa.
Dalam kesempatan ini, Anindya juga menjelaskan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Di mana, lebih dari 97% lapangan kerja diciptakan oleh UMKM, dan sektor ini menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB nasional.
"Artinya, kalau UMKM kuat, ekonomi Indonesia pasti tangguh," ungkap Anindya.
Meski begitu, Anindya membeberkan bahwa di tengah cepatnya perubahan teknologi, masih banyak pelaku UMKM yang belum sempat naik kelas, belum masuk ke ekosistem digital, belum punya akses pembiayaan modern. Bahkan, masih banyak UMKM belum memiliki identitas digital untuk memperluas jangkauan usaha.
"Di sinilah Kadin Indonesia ingin melalui program Kampung Digital dan Pojok UMKM hadir. Inisiatif ini adalah bentuk nyata komitmen kita untuk mendigitalisasi UMKM dari desa hingga kota agar mereka bukan hanya bertahan, tapi bertransformasi dan berkembang," kata Anindya.
Lebih lanjut, Anindya menyebut, digitalisasi bukan sekadar urusan teknologi, tapi digitalisasi adalah tentang membuka kesempatan yang setara bagi semua. Melalui Kampung Digital ini, UMKM akan mendapatkan pendampingan untuk memiliki identitas digital, akses ke pembiayaan inklusif, serta pelatihan keterampilan.
"Semua terhubung dengan 'HUBURK', sebuah ekosistem digital terpadu yang dibangun oleh Kadin Indonesia untuk mempertemukan pelaku usaha, penyedia layanan. Bayangkan jika 10.000 UMKM tergabung di dalam ekosistem ini, aktif bertransaksi, berkolaborasi dan bahkan menembus pasar ekspor. Artinya, pelaku usaha di desa pun bisa bersaing di panggung dunia. Itulah semangat yang ingin kita bawa bahwa masa depan ekonomi digital Indonesia bukan hanya milik kota besar, tapi milik seluruh rakyat Indonesia," jelas Anindya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pangan Mulyadi Jayabaya berharap kehadiran Kampung Digital dan Pojok UMKM Kadin Indonesia dapat menambah semangat yang baru. Terlebih menurut Mulyadi, ekonomi Indonesia ini bergerak karena UMKM.
"Jadi jangan kita lupakan UMKM. Dengan kepemimpinan Pak Prabowo sekarang, peluang-peluangnya luar biasa. Banyak semangat, lapangan usaha dilakukan oleh para UMKM," ucap Mulyadi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Provinsi Banten, M. Azzari Jayabaya menuturkan, peluncururan Kampung Digital dan Pojok UMKM Kadin Indonesia ini bukan menjadi acara yang pertama dan terakhir antara Kadin Indonesia dan Kadin Provinsi Banten. Dikatakan Azzari, dengan terus berkolaborasi, sehingga dapat membesarkan organisasi dan meningkatkan kemajuan digital di Indonesia.
"Saya yakin dan percaya, dengan kepemimpinan komandonya Ketua Umum Kadim Indonesia Anindya Bakrie, Kadin akan bangkit dan terus bangkit," pungkas Azzari.

