Gandeng Harapan Indah di Bekasi, MRT Jakarta Siapkan TOD di Jalur Timur–Barat Fase 1
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT MRT Jakarta (Perseroda) menggandeng pengembang kawasan Harapan Indah di Bekasi, PT Deltasari Adipratama, untuk mengembangkan kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) di sepanjang jalur MRT Jakarta Lintas Timur – Barat (East – West Line) fase 1 tahap 1 pada 2026 mendatang.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang ditandatangani Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta, Farchad Mahfud, Direktur PT Deltasari Adipratama, Barawidjaya, dan Direktur PT Deltasari Adipratama, Lenny Wijaya di Gedung Transport Hub, Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Baca Juga
'Groundbreaking' Kuartal IV 2025, MRT Jakarta Siapkan Area Komersial Bawah Tanah di Bundaran HI
“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk komitmen PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk mendukung pengembangan jalur MRT Jakarta, khususnya lintas timur – barat, termasuk pengembangan kawasan berorientasi transit di sepanjang koridor MRT Jakarta tersebut,” kata Farchad dalam keterangan pers yang diterima pada Senin (10/10/2025).
Ia berharap, penjajakan kerja sama ini dapat menghasilkan integrasi antara transportasi publik dan pengembangan kawasan di sekitar stasiun MRT untuk kenyamanan pengguna transportasi umum di Jabodetabek. “Harapannya, kita bisa menghasilkan integrasi antarmoda dengan bangunan di sekitarnya yang pada akhirnya mempermudah mobilitas masyarakat di Jakarta, bahkan Jabodetabek,” ujar Farchad.
Lebih lanjut, Farchad menambahkan, kolaborasi dengan pengembang Harapan Indah menjadi langkah awal strategis untuk mengembangkan wilayah timur Jakarta dan Bekasi sebagai bagian perluasan jaringan MRT Jakarta ke depan. “Kerja sama ini bisa menjadi pintu masuk pengembangan MRT menuju wilayah Jawa Barat,” tuturnya.
Ruang lingkup nota kesepahaman, meliputi studi dan kajian potensi pengembangan lahan serta properti di sekitar jalur Timur – Barat fase 1 tahap 1, termasuk peningkatan aksesibilitas dari dan ke stasiun MRT. Selain itu, kedua pihak juga akan mengidentifikasi potensi lokasi stasiun yang paling efisien dan efektif dari aspek interkoneksi dan integrasi kawasan. “Penjajakan awal akan berlangsung selama dua tahun sebelum masuk ke tahap pengembangan teknis,” tambah Farchad.
Baca Juga
MRT Jakarta Tambah Jadwal Operasional Dukung Jakarta Running Festival 2025
Pembangunan MRT Jakarta Timur – Barat fase 1 tahap 1 akan membentang sepanjang 24,5 kilometer (km) dari Tomang, Jakarta Barat hingga Medan Satria, Kota Bekasi. Jalur tersebut juga mencakup rute sepanjang 5,9 km menuju depo di Rorotan, Jakarta Utara.
Menurut Farchad, tahap pertama proyek ini akan mulai dibangun pada 2026 dengan skema pembiayaan bersama (co-financing) antara Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Asian Development Bank (ADB).

