MRT Jakarta Buka ‘Tender’ TOD Lebak Bulus ke Investor Domestik–Asing
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT MRT Jakarta (Perseroda) membuka proses penjajakan atau tender awal bagi investor domestik maupun asing untuk pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) Lebak Bulus. Market sounding tengah berlangsung untuk menjaring minat pelaku usaha dalam pembangunan kawasan mixed-use serta fasilitas park and ride berkapasitas besar di sisi selatan Jakarta.
Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat mengatakan, proses market sounding dilakukan secara terbuka kepada para calon investor, baik dalam maupun luar negeri.
“Proses saat ini sedang melakukan market sounding international company, untuk bisa membangun itu. Siapa pun, mau lokal, mau nasional atau internasional, itu mudah-mudahan kita dapatkan untuk bisa membangun di sebelah (selatan),” kata Tuhiyat di Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).
Tuhiyat turut menjelaskan, pihaknya telahxmenyiapkan skema creative financing untuk mendukung pembangunan park and ride yang akan terhubung langsung dengan Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia. Menurutnya, fasilitas tersebut ditujukan sebagai titik transit bagi pengguna dari selatan Jakarta dan Tangerang Selatan sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat kota menggunakan moda raya terpadu (MRT).
Baca Juga
"Kami berencana membangun mixed-use di samping park and ride ini, tujuannya agar penumpang dari arah selatan Jakarta dan Tangerang Selatan berhenti di sini, lalu melanjutkan perjalanan dengan MRT menuju pusat kota. Dengan demikian, pusat kota tidak semakin padat (kendaraannya), dan kamu menjamin layanan MRT Jakarta tetap on time (ketepatan waktu) 99,9%," terang Tuhiyat.
Melansir laman kpbu.kemenkeu.go.id, proyek transit oriented development (TOD) Lebak Bulus merupakan proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan skema solicited seluas 76 hektare (ha) dengan perkiraan nilai investasi Rp 3,6 triliun dan potensi penyediaan 1.035 unit hunian.
Adapun hari ini, Stasiun MRT Lebak Bulus telah berganti nama menjadi Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia melalui skema hak penamaan alias naming rights dari emiten perbankan, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).
Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia sendiri telah terintegrasi dengan Halte Transjakarta Koridor 8 (Lebak Bulus—Pasar Baru) serta Skywalk Simpang Temu Lebak Bulus yang terhubung ke pusat perbelanjaan yaitu Point Square.

