Bagikan

Waskita (WSKT) Catat Progres LRT Jakarta Hampir 78%, Ditargetkan Rampung Agustus 2026

Poin Penting

Progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B mencapai 77,96% dan ditarget rampung Agustus 2026.
Waskita Karya gunakan teknologi BIM, drone, dan simulasi 4D untuk efisiensi dan monitoring proyek.
Inovasi digital hasilkan penghematan US$ 14,82 juta dan kurangi emisi karbon hingga 5.500 ton per tahun.

JAKARTA, investortrust.id — PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B trase Velodrome – Manggarai tembus 77,96% hingga awal November 2025. 


Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita mengatakan, pengerjaan proyek transportasi massal tersebut tetap berjalan sesuai jadwal dan memperhatikan mutu konstruksi. 


“Dengan kondisi yang cukup menantang, Waskita berkomitmen menyelesaikan proyek LRT Jakarta Fase 1B secara tepat waktu. Progres saat ini sudah mencapai 77,96%, ditargetkan rampung pada Agustus 2026,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga

LRT Jabodebek Alami Gangguan, 653 Penumpang Dievakuasi dalam Kondisi Selamat


Proyek yang dikerjakan sepanjang 6,4 kilometer (km) dari total jaringan LRT Jakarta 46,8 km itu menjadi salah satu proyek strategis untuk meningkatkan konektivitas transportasi di Kota Metropolitan Jakarta.


Ermy menjelaskan, perusahaan menerapkan solusi berbasis building information modelling (BIM), teknologi bentley systems, serta penggunaan drone fotogrametri dan simulasi 4D guna memantau proyek secara real time.


Menurut dia, platform digital terintegrasi yang digunakan menggabungkan data spasial, model BIM, dan jadwal pekerjaan dalam satu sistem, sehingga memudahkan seluruh tim dalam pengambilan keputusan cepat di lapangan.

Proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai yang digarap PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Foto: Waskita. ()
Source:


Melalui penerapan teknologi tersebut, perseroan berhasil mengidentifikasi lebih 1.200 potensi kendala sebelum proses konstruksi dimulai. Inovasi digital juga memberikan dampak signifikan secara finansial, dengan penghematan hingga US$ 14,82 juta dan pengurangan konsumsi material senilai US$ 7,3 juta.


Ermy menambahkan, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B turut mendukung target net zero emission (NZE) pemerintah dengan potensi pengurangan emisi karbon 4.000 hingga 5.500 ton per tahun. “Waskita Karya mendukung upaya pemerintah menurunkan jejak karbon kota melalui pembangunan moda transportasi ini,” tuturnya.


PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyampaikan, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B trase Velodrome – Manggarai sepanjang 6,4 km telah mencapai progres 75,55% per 14 Oktober 2025.

Baca Juga

Progres Pembangunan LRT Jakarta Velodrome – Manggarai Capai 75,55%


Direktur Proyek LRT Jakarta, Ramdani Akbar menuturkan, proyek tersebut berjalan sesuai rencana berkat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. “Kami menargetkan agar pekerjaan konstruksi dapat diselesaikan sesuai jadwal,” kata Ramdani beberapa waktu lalu.


Ramdani menjelaskan, Jakpro terus memperhatikan pengelolaan dampak sosial dan lingkungan selama proses pembangunan. Komunikasi serta pelibatan masyarakat dilakukan agar proyek mendapat dukungan penuh dari warga sekitar. “Dengan terus melakukan akselerasi dan kolaborasi dengan stakeholder maupun masyarakat, target pembangunan diharapkan tercapai tepat waktu, aman, dan berkualitas,” tutupnya.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024