Bagikan

Progres Pembangunan LRT Jakarta Velodrome – Manggarai Capai 75,55%

JAKARTA, investortrust.id — PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyampaikan, pembangunan light rail transit (LRT) Jakarta Fase 1B trase Velodrome – Manggarai sepanjang 6,4 kilometer (km) telah mencapai progres 75,55% per 14 Oktober 2025. Pekerjaan konstruksi jalur layang dan stasiun ditargetkan rampung pada tahun ini.

Direktur Proyek LRT Jakarta, Ramdani Akbar menuturkan, proyek tersebut berjalan sesuai rencana berkat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.

“Kami menargetkan agar pekerjaan konstruksi dapat diselesaikan sesuai jadwal,” kata Ramdani dalam keterangannya dikutip Senin (27/10/2025).

Baca Juga

LRT Jabodebek Alami Gangguan, 653 Penumpang Dievakuasi dalam Kondisi Selamat

Ramdani menjelaskan, Jakpro terus memperhatikan pengelolaan dampak sosial dan lingkungan selama proses pembangunan. Komunikasi serta pelibatan masyarakat dilakukan agar proyek mendapat dukungan penuh dari warga sekitar.

“Dengan terus melakukan akselerasi dan kolaborasi dengan stakeholder maupun masyarakat, target pembangunan diharapkan tercapai tepat waktu, aman, dan berkualitas,” tambahnya.

Ia menuturkan, pembangunan transportasi massal seperti LRT menjadi prioritas Pemprov Jakarta dalam mendorong transformasi Jakarta menuju kota global yang efisien dan berkelanjutan.

Hingga pertengahan Oktober 2025, kata Ramdani, progres pembangunan di area Zona 1 telah mencapai 73,95%, meliputi pekerjaan di Jalan Pemuda Rawamangun dan Jalan Pramuka Raya. 

“Pekerjaan yang tengah berlangsung mencakup pembangunan perlintasan jalur layang di Jalan Tol Wiyono Wiyono, struktur atap, serta pekerjaan arsitektural di Stasiun Pramuka BPKP dan konstruksi sipil di Stasiun Pasar Pramuka,” tegasnya.

Untuk area Zona 2, lanjut Ramdani, progresnya mencapai 59,24%. Menurutnya, untuk kawasan flyover Matraman sedang berlangsung pekerjaan fondasi jalur layang, sementara di Stasiun Matraman dilakukan pekerjaan arsitektural dan pemasangan rangka atap.

Di area Jalan Tambak, pembangunan rel telah mencapai tahap slab track. Sedangkan di Stasiun Manggarai dan jalur layang Jalan Sultan Agung sedang dilakukan pekerjaan struktur sipil.

Sebelumnya, Jakpro memaparkan, progres fisik pembangunan LRT Jakarta Fase 1B trase Velodrome – Manggarai sepanjang 6,4 km telah mencapai 47,13% atau hampir 50% hingga akhir Januari 2025 lalu.

“Fokus utama kami adalah konstruksi struktur jalur jembatan, mulai dari pekerjaan pondasi hingga pemasangan balok jembatan. Baru-baru ini, kami telah menyelesaikan pengeboran pondasi di area Manggarai serta pemasangan steel box girder di Rawamangun,” kata Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Penumpang LRT Jabodebek di Stasiun Kampung Rambutan Naik 63,6%

Dia menambahkan, kehadiran LRT Jakarta Fase 1B tidak hanya akan meningkatkan konektivitas antar wilayah, tetapi juga mendukung sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Perpanjangan rute LRT Jakarta dan integrasi bersama Commuter Line, Mikrotrans, serta Transjakarta, kami berharap dapat melayani 80.000 - 100.000 penumpang per hari. Proyek ini juga berpotensi meningkatkan perekonomian di sekitar jalur stasiun, menciptakan peluang usaha baru, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta,” tutur Ramdani.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024