Menhub Dorong Skema KPBU untuk Pembangunan Palembang New Port
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendorong penerapan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam pembangunan Pelabuhan Palembang Baru atau Palembang New Port di kawasan Tanjung Carat, Sumatra Selatan (Sumsel).
Dudy menyebut proyek tersebut akan melibatkan pihak swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Itu swasta, nanti swasta, BUMN, BUMD, itu nanti mereka yang ngelola,” katanya saat ditemui di kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) , Jakarta Selatan, Senin (3/11/2025).
Baca Juga
Menhub Percepat Pembangunan New Palembang Port di Tanjung Carat, 'Groundbreaking' 2026
Soal nilai investasi atau capital expenditure (capex), Dudy mengatakan perhitungannya masih menunggu proses detail engineering design (DED). “Belum, di aku belum ada, belum nyampe. Namun, itu melibatkan BUMN, BUMD sama swasta,” jelas Dudy.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat pembangunan Pelabuhan Palembang Baru yang ditandai penandatanganan kesepakatan penyerahan hak pengelolaan lahan (HPL) dari Pemerintah Provinsi Sumsel kepada Kemenhub di kantor Gubernur Sumsel, Jumat (31/10/2025).
Menhub Dudy mengatakan, percepatan proyek pelabuhan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat konektivitas dan mendukung arus logistik nasional. “Momen ini menjadi langkah nyata bagi kita bersama bahwa pemerintah hadir untuk memperkuat konektivitas maritim dan memastikan kelancaran arus logistik. Ini akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di Sumatra bagian selatan,” kata Dudy dalam keterangannya, dikutip Senin (3/11/2025).
Baca Juga
Palembang New Port Dinilai Strategis Dorong Efisiensi Logistik Nasional
Secara terpisah, Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menilai pembangunan Pelabuhan Palembang Baru atau Palembang New Port membuka peluang ekonomi besar bagi sektor pelabuhan dan logistik nasional. Proyek yang ditargetkan mulai groundbreaking pada 2026 itu dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas dan efisiensi rantai pasok.
Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati mengatakan, percepatan pembangunan yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadi momentum penting untuk menghadirkan pelabuhan modern dan berkelanjutan di kawasan Sumsel.

