Kadin Dukung Swasembada Energi Pemerintah, Siap Terlibat Pengembangan EBT
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menegaskan komitmen Kadin untuk mendukung penuh program pemerintah menuju swasembada energi nasional. Hal ini disampaikan Anindya seusai rapat koordinasi di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Selasa (22/10/2025).
Rapat koordinasi ini turut dihadiri Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, dan Ketua Dewan Pengusaha Kadin Indonesia Chairul Tanjung.
Anindya mengungkapkan, pembahasan mengenai swasembada energi menjadi salah satu agenda penting dalam rapat tersebut. Dia menjelaskan, langkah menuju kemandirian energi harus dimulai dengan peningkatan produksi dalam negeri, baik dari sektor minyak dan gas bumi (migas) maupun energi listrik.
Baca Juga
Bertemu Purbaya, Ketum Kadin Sampaikan Keinginan Tercapainya Industri yang Kompetitif
“Tadi juga dibahas mengenai swasembada energi. Tentu itu hal yang baik, dimulai dengan peningkatan lifting migas, dan juga elektrifikasi, memastikan listrik digunakan dengan baik,” ujar Anindya.
Dia menerangkan, elektrifikasi bukan hanya mencakup pengembangan kendaraan listrik pribadi, tetapi juga perlu diperluas ke transportasi umum dan juga pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Menurutnya, langkah ini akan berdampak positif terhadap pengurangan impor migas dan memperkuat ketahanan energi nasional.
“Ini semua tentu akan me-reduce atau mengurangi tekanan untuk impor daripada migas itu sendiri,” ucap Anindya.
Lebih lanjut, Anindya menegaskan kesiapan Kadin berperan aktif dalam mewujudkan swasembada energi, utamanya dalam pemanfaatan EBT. Salah satunya Kadin siap ambil bagian dalam pengembangan waste to energy (WTE) atau pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).
“Tadi juga dibahas mengenai WTE, di mana kita ingin ini benar-benar bisa mengurangi sampah dan meningkatkan energi. Fokus kita adalah melibatkan sebanyak mungkin pemain lokal,” ujar dia.
Dia juga menekankan teknologi energi baru dan terbarukan saat ini sudah makin terjangkau dan efisien, sehingga membuka peluang besar bagi pengusaha nasional untuk berpartisipasi.
Baca Juga
Kadin Sebut Rokok Ilegal Bisa Saja Bikin Kebocoran Penerimaan Rp 25 Triliun
“Kami menyambut baik pengembangan energi baru dan terbarukan karena teknologinya sudah memungkinkan, dan Indonesia memang surganya untuk energi terbarukan,” tutur Anindya.
Dengan berbagai potensi tersebut, Kadin Indonesia berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

