Setahun Pemerintahan Prabowo: Menperin Pamer Investasi Manufaktur Capai Rp 568,4 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan nilai investasi selama kurang lebih 1 tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni periode Oktober 2024 hingga Juni 2025 mencapai Rp 568,4 triliun atau 40,72% dari total investasi nasional.
"Realisasi investasi industri manufaktur, periode Oktober 2024 sampai Juni 2025 yaitu Rp568,4 triliun atau 40,72% dari total investasi nasional," ucap Menperin Agus saat konferensi pers di kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025).
Sejalan dengan capaian investasi tersebut, Menperin Agus menyebutkan, serapan tenaga kerja sektor industri pengolahan nonmigas hingga Februari 2025 mencapai 19,55 juta orang.
"IPNM (industri pengolahan nonmigas) juga mencatat penerapan Rp19,55 juta dengan bekerja atau 13,41% dari total penerapan bekerja nasional," ungkapnya.
Baca Juga
Proyek Hilirisasi Serap 30,1% Realisasi Investasi Nasional hingga Triwulan III 2025
Selain itu, kinerja positif industri pengolahan juga terlihat dari data optimisme pelaku usaha yang tertuang pada survei Indeks Kepercayaan Industri (IKI) September 2025 berada pada posisi ekspansi, yakni sebesar 53,02, dan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada periode yang sama adalah 50,4.
Adapun, dari segi utilisasi atau pemakaian kapasitas produksi yang dimiliki sektor manufaktur Indonesia, Kemenperin mencatat baru mencapai 62% dalam setahun ini. Oleh sebab itu, Menperin meminta agar pelaku industri dapat mengoptimalkan kapasitas produksi untuk melakukan ekspansi.
"Dari Oktober 2024 sampai Agustus 2025 ini rata-ratanya 62%. 62% berbagai angka yang relatif tinggi tapi artinya masih banyak ruang yang tersedia bagi ekspansi manufaktur nasional dalam meningkatkan, mengoptimalkan kapasitas produksinya," terang Menperin Agus.

