Proyek Hilirisasi Serap 30,1% Realisasi Investasi Nasional hingga Triwulan III 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani, mengungkap proyek hilirisasi tercatat menyerap sebesar Rp431,4 triliun atau setara 30,1% total realisasi investasi nasional hingga triwulan III 2025.
"Kalau kita lihat antara triwulan ketiga dan juga total realisasi investasi dari Januari sampai September 2025, angka 30% ini ternyata cukup stabil," katanya saat menyampaikan paparan pada konferensi pers di kantor BKPM, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Menurut Rosan, sektor mineral mendominasi serapan realisasi investasi proyek investasi dengan nilai Rp291,6 triliun. Ia menjabarkan, angka tersebut terbagi ke dalam sejumlah komoditas seperti nikel dengan Rp136,1 triliun, tembaga Rp61,2 triliun, bauksit Rp43,2 triliun, besi baja Rp31 triliun, timah Rp5 triliun, dan komoditas lainnya Rp15,1 triliun.
Kemudian menyusul sektor mineral, adalah sektor perkebunan dan kehutanan dengan realisasi investasi senilai Rp103,3 triliun. Rosan menuturkan, sektor ini terbagi menjadi sejumlah komoditas seperti kelapa sawit dengan Rp52,7 triliun, kayu log Rp36,6 triliun, karet Rp9,7 triliun, dan komoditas lainnya termasuk pala, kelapa, kakao, serta biofuel senilai Rp4,3 triliun.
Baca Juga
Sabar! Danantara Masih Kaji Penyelesaian Restrukturisasi Utang KCIC
Lalu ada sektor minyak dan gas bumi yang menyerap realisasi investasi senilai Rp32,6 triliun. Adapun minyak bumi mencatatkan nilai realisasi investasi sebesar Rp18,3 triliun, sedangkan gas bumi mendapatkan angka Rp14,3 triliun.
Terakhir, sektor perikanan dan kelautan melengkapi serapan realisasi investasi pada proyek hilirisasi dengan nilai mencapai Rp3,9 triliun. Sejumlah komoditas menjadi unggulan sektor ini, seperti garam, ikan TCT (tuna, cakalang, tongkol), udang, rumput laut, rajungan, dan tilapia.
"Tapi yang menarik juga kalau kita lihat, sekarang ada juga ikan cakalang. Walaupun masih kecil (nilai investasi), tapi ini yang akan didorong secara signifikan," ungkapnya.
Sebagai catatan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM melaporkan realisasi investasi hingga triwulan II atau per September 2025 telah mencapai angka Rp1.434,3 triliun. Angka ini sekaligus mencapai 75,3% dari total target realisasi investasi tahun 2025 yang sebesar Rp1.905,6 triliun.

