Purbaya Cari Tahu Dampak Kucuran Rp200 T ke Dirut PLN
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta.
Purbaya menjelaskan pertemuan itu untuk melihat perkembangan permintaan listrik di daerah. Ini digunakan Purbaya untuk mengindikasikan pemanfaatan dana Rp 200 triliun dalam perekonomian.
“Menurut data yang dia lihat, itu sudah mulai naik tuh demand listrik dan dari cabang-cabang dia di setiap daerah,” ujar Purbaya, usai pertemuan, Rabu (15/10/2025).
Baca Juga
Efisiensi Anggaran Bikin Konsumsi Listrik di Kementerian BUMN Turun 18%
Dengan permintaan listrik yang meningkat, Purbaya berkesimpulan kebijakan penempatan dana Rp 200 triliun di perbankan pelat merah sudah mulai berdampak ke perekonomian.
“Saya akan minta update ke Dirut PLN mungkin setiap dua pekan, datanya seperti apa. Kita akan melihat, kalau memang masih bisa didorong, kita dorong lagi perekonomiannya,” kata dia.
Saat paparan APBN KiTa edisi Oktober 2025, penempatan dana yang dilakukan Kemenkeu pada September 2025 sudah mulai memicu permintaan masyarakat. “Kelihatannya strategi saya betul, demand-nya mulai tumbuh lagi,” ujar dia.
Dengan tingkat bunga rendah, kata Purbaya, penempatan dana Rp 200 triliun mampu meningkatkan pertumbuhan kredit yang lebih agresif. Ini terlihat pertumbuhan base money atau M0 yang mencapai 13,2% pada September 2025.
“Itu menunjukkan uang di sistem perekonomian bertambah dengan signifikan. Jadi harusnya ke depan ekonominya akan tumbuh juga,” kata dia.

