Menkop Ferry Ajak Kadin Ikut Kelola Tambang Bersama Koperasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koperasi, Ferry Juliantono mengajak para pengusaha anggota Kadin Indonesia mengelola tambang mineral dan batu bara (minerba) bersama Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih (KKDMP). Pemerintah telah memberikan izin kepada KKDMP untuk mengelola tambang minerba seluas 2.500 hektare (ha).
Ketentuan tentang kerja sama pengelolaan tambang minerba oleh koperasi tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.
Baca Juga
Menurut Menkop Ferry, pihaknya memberi peluang kerja sama kepada Kadin Indonesia untuk mengelola tambang minerba karena koperasi-koperasi memiliki berbagai macam keterbatasan. Kadin merupakan wadah yang tepat untuk berkolaborasi.
"Dalam pengelolaannya, meskipun kooperasi mendapatkan izin, dengan segala hormat pasti mereka punya keterbatasan. Saya menyarankan teman-teman Kadin untuk bermitra dengan koperasi-koperasi yang nanti punya izin tambang miberba, tolong ajari mereka," ucap Ferry pada acara “Kadin Monthly Economic Diplomacy” di Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Ferry Juliantono juga mengajak partisipasi Kadin Indonesia untuk membantu pengadaan alat-alat pascapanen, seperti mesin pengering (dryer), kemudian controlled atmosphere storage (CAS) atau tempat penyimpanan yang dapat membuat buah dan sayur bertahan lebih lama, dan gudang pendingin (cold storage).
Baca Juga
UKM dan Koperasi Diragukan Bisa Kelola Tambang, Bahlil: SDM Dikembangkan Sambil Jalan
"Nah, sekarang kita heavy-nya ini lebih banyak produksi, tapi lupa diproses di pasca panennya itu," tambah Ferry.
Karena itu, Ferry meyakini kerja sama yang kelak dilakukan dengan anggota Kadin di seluruh Indonesia mampu menggerakkan Kopdes Merah Putih ke arah yang lebih baik. Bahkan, melalui kerja sama itu, koperasi dapat mengejar ketertinggalannya dari BUMN dan perusahaan swasta.
"Makanya, kami akan mendukung penuh sekiranya Kadin bisa menempatkan posisi untuk bermitra dengan koperasi-koperasi yang ada. Dengan begitu, koperasi bisa mengejar ketertinggalannya dari BUMN dan swasta," tutur Ferry.

