MRT Jakarta Siapkan Rp 5 M untuk Perbaikan Stasiun Terdampak Vandalisme
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk memperbaiki sejumlah stasiun yang rusak akibat aksi vandalisme saat unjuk rasa Agustus 2025. Dari total anggaran tersebut, realisasi yang sudah terserap mencapai Rp 3,8 miliar.
Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta, Mega Indahwati Natangsa Tarigan menyampaikan, proses perbaikan masih berlangsung dan belum seluruh kerusakan dapat ditangani. Salah satunya adalah elevator yang belum dapat diperbaiki karena terkendala ketersediaan suku cadang.
“Masih ada part yang belum tersedia, yaitu elevator,” kata Mega dalam konferensi pers di Kantor MRT Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).
Baca Juga
Progres Pembangunan MRT Jakarta Bundaran HI - Kota Capai 53,32%
Kerusakan paling parah terjadi di Stasiun Istora Mandiri dan Stasiun Bendungan Hilir, meliputi komponen arsitektural, eksterior, interior, kaca, bike rack, lift, rolling door, keramik, serta CCTV. Sejumlah kaca yang rusak sementara diganti dengan akrilik. “Sekitar 70% kaca sudah diganti, dan minggu depan diperkirakan selesai seluruhnya,” tandas Mega.
Baca Juga
MRT Jakarta Rampungkan Terowongan Pertama Harmoni–Sawah Besar
Selain fokus pada perbaikan, menurut Mega Tarigan, PT MRT Jakarta mencatat peningkatan jumlah penumpang. Rata-rata keterangkutan penumpang pada September 2025 mencapai 130.878 orang per hari, melampaui target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak 117.000 orang. Total penumpang MRT Jakarta sepanjang Januari–September 2025 mencapai 33,4 juta orang.
Mega menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang ini turut didukung pemberian promo tiket Rp 1 pada Hari Perhubungan Nasional dan Hari Keselamatan Lalu Lintas serta Rp 80 pada Hari Kemerdekaan Indonesia dan HUT TNI beberapa waktu lalu.

