Kadin Luncurkan Climate Catalytic Fund Dorong Aksi Nyata Penanggulangan Perubahan Iklim
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama International Organization for Migration (IOM) menyosialisasikan program Climate Catalytic Fund (CCF) di Jakarta, Senin (29/9/2025). CCF diinisiasi sebagai upaya strategis untuk mempercepat aksi nyata dalam penanggulangan perubahan iklim sekaligus memperkuat komitmen dunia usaha terhadap pembangunan berkelanjutan.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan bahwa pembentukan CCF merupakan langkah penting dalam menyatukan berbagai pemangku kepentingan untuk bekerja sama mencegah dampak perubahan iklim.
Baca Juga
Laporan Iklim: 1,5 Juta Warga Australia Terancam Kenaikan Permukaan Air Laut di 2050
“Visi kemitraan strategis dan komitmen bersama dalam pembentukan fund IOM Kadin ini sangat penting. Karena ini bisa menyatukan banyak pemangku kepentingan dan berkomitmen bersama menuju kepada pencegahan perubahan iklim,” kata Anindya Bakrie dalam secara online dalam acara sosialisasi program CCF, Senin (29/9/2025).
Dia menyebut, program ini memiliki banyak manfaat terutama bagi Indonesia. Sebab, Indonesia memiliki potensi sumber daya besar, baik mineral kritis di bawah tanah maupun energi terbarukan di atas tanah, sehingga perlu kehati-hatian dalam pengelolaannya.
“Tentu sembari melakukan hilirisasi atau industrialisasi, kita menjaga biodiversitas yang begitu banyak di Indonesia yang bisa menjadi tentunya carbon capture sampai kepada tentunya carbon market,” ucap Anindya.
Lebih lanjut, Anindya menekankan bahwa CCF dapat menjadi sumber pendanaan awal bagi implementasi program dekarbonisasi, elektrifikasi, hingga pengembangan ekonomi hijau. Menurutnya, yang terpenting adalah memulai langkah nyata bahwa Kadin sebagai wadah dunia usaha memiliki peran sentral.
“Kadin menaungi bukan hanya sektor swasta, tetapi juga BUMN, UMKM, hingga koperasi. Dengan visi Indonesia Incorporated seperti yang disampaikan Presiden, kita bisa menggerakkan semua pihak untuk bersama-sama mencapai target pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.
Anindya optimistis CCF dapat menjadi impact fund yang bukan hanya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai pemimpin regional dalam dekarbonisasi dan elektrifikasi.
Baca Juga
Kadin: Biaya Transisi Energi Hijau Semakin Turun, Industri Tak Perlu Khawatir
“Dengan impact fund ini, kita bisa menjaga agar perubahan iklim tidak melampaui batas wajar, sembari menjadikan Indonesia sebagai pelopor dalam transisi energi bersih dan pembangunan hijau,” sebut Anindya.
Peluncuran CCF diharapkan menjadi momentum baru bagi dunia usaha Indonesia untuk berkontribusi nyata dalam mengurangi emisi, melindungi biodiversitas, serta mempercepat adaptasi iklim di daerah rawan.

