PGN (PGAS) Masuk Klub Elite 50 Emiten 'Big Cap' Berkat Tata Kelola Apik
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN subholding gas PT Pertamina (Persero), kembali meraih apresiasi atas penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG). Dalam ajang The 16th IICD Corporate Governance Award 2025, PGN masuk dalam daftar Top 50 Public Listed Companies (PLCs) dengan kapitalisasi pasar terbesar (BigCap PLCs).
Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana menyatakan, komitmen perusahaan dalam menjaga standar GCG menjadi kunci keberlanjutan bisnis. “PGN senantiasa berpegang pada prinsip GCG guna menjaga pertumbuhan kinerja perusahaan tetap dalam koridor yang sesuai peraturan dan ketentuan, termasuk ketika menghadapi berbagai tantangan bisnis," ujar Eri di Jakarta dalam keterangannya, Kamis (18/9/2025).
Baca Juga
Salurkan Gas Bumi 832 BBTUD, PGN Raih Laba Bersih Rp 2,34 Triliun
Dia mengatakan, penerapan GCG juga mendukung efektivitas kinerja operasional, sosial, dan lingkungan, karena berfokus pada akuntabilitas dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan jangka panjang.
PGN memastikan seluruh praktik tata kelola perusahaan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Implementasi tersebut mencakup penyampaian laporan keuangan dan operasional secara transparan, pelaksanaan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) sesuai jadwal, serta keterbukaan informasi dan penyampaian fakta material kepada publik.
Selain itu, PGN menerapkan kode etik perusahaan, melaksanakan kewajiban Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), mengoperasikan whistleblowing system, menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta memastikan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dipenuhi.
Eri menegaskan, penerapan GCG turut membantu perusahaan mengelola risiko bisnis secara lebih efektif. “Dengan sistem GCG yang baik, perusahaan mampu mengantisipasi risiko yang mungkin timbul dan melakukan pencegahan secara tepat,” katanya.
Baca Juga
Arief Kurnia Nakhodai PGN (PGAS), Tony Hoesodo Didapuk Jadi Komut
Bangun budaya integritas
PGN juga aktif mengedukasi seluruh pekerja mengenai pentingnya penerapan GCG. Kesadaran ini, menurut Eri, menjadi fondasi pembentukan budaya perusahaan yang berintegritas dan mendukung keberlanjutan usaha.
“PGN akan terus melakukan penyempurnaan dalam penerapan GCG yang mengacu pada standar dan pedoman yang berlaku secara nasional maupun internasional. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kepercayaan pemerintah, pemegang saham, investor, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya,” tutup Eri.

