Salurkan Gas Bumi 832 BBTUD, PGN Raih Laba Bersih Rp 2,34 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) salurkan 832 billion british thermal units per day (BBTUD) pada semester I-2025. Volume distribusi gas bumi ini masih jadi penopang utama kinerja perseroan, yang berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 144,42 juta atau Rp 2,34 triliun pada periode sama.
Corporate Secretary Perusahaan Gas Negara (PGN) Fajriyah Usman menambahkan, volume transmisi gas bumi sepanjang enam bulan pertama tahun ini mencapai 1.627 MMSCFD. Meski Subholding Gas PT Pertamina (Persero) itu turut mengakui adanya tantangan bisnis, seperti kondisi geopolitik, fluktuasi harga energi dunia, nilai tukar rupiah, serta natural decline pada sumber pasokan domestik.
"Kami menjaga pemenuhan gas bumi yang optimal bagi seluruh sektor pelanggan. Dengan fokus menjalankan strategi bisnis yang telah ditetapkan, PGN menerapkan pengelolaan operasional yang efisien serta penerapan manajemen risiko yang prudent agar mampu menghadapi peluang dan tantangan di ini," ujar Fajriyah dalam keterangan resmi yang dikutip pada Kamis (11/9/2025).
Selanjutnya, PGN mencatat kontribusi di segmen lain, seperti transportasi minyak sebesar 173.159 BOEPD, lifting migas sebesar 16.774 BOEPD, serta perdagangan LNG internasional yang telah dikirim atas 3 kargo ke China dan penambahan empat penjual potensial.
Dari sisi keuangan, perseroan membukukan pendapatan US$ 1.938 juta sepanjang Januari-Juni 2025 sedangkan EBITDA tercatat sebesar US$ 463 juta. Total pelanggan PGN di periode ini, telah mencapai 820.021, terdiri atas 3.298 pelanggan industri dan komersial, 2.644 pelanggan kecil, dan 814.079 rumah tangga.
Baca Juga
Arief Kurnia Nakhodai PGN (PGAS), Tony Hoesodo Didapuk Jadi Komut
Sesuai strategi perseroan yaitu ‘Growth’, PGN fokus pada pengembangan bisnis utama yaitu pembangunan jaringan transmisi dan distribusi gas bumi. “Meski demikian, kami juga adaptif dan bertumbuh dengan sejumlah inisiatif baru dengan menitikberatkan pada efisiensi serta efektivitas penyaluran gas bumi,” sambung Fajriyah.
Guna mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi, perusahaan melakukan sejumlah inisiatif, di antaranya dengan membangun dan menambah infrastruktur gas bumi yang terintegrasi untuk mendorong perluasan segmen pengguna.
Sejumlah inisiatif proyek PGN saat ini meliputi revitalisasi tanki Arun F-6004 dengan progress pekerjaan EPC Tank mencapai 81,1% dan pekerjaan EPC Non-Tank 94,39%. Ada pula pembangunan oil transportation Cikampek-Plumpang yang sampai Juni 2025 sudah memasuki fase pengadaan material dan proses pengadaan EPC.
Baca Juga
Gas Kembali Normal, PGN (PGAS) Pastikan Pasokan 100% untuk Industri

