Kadin Nilai Stimulus Rp 200 Triliun Bakal Gerakkan Ekonomi Nasional
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut positif kebijakan pemerintah yang menyalurkan stimulus senilai Rp 200 triliun melalui lima bank Himbara.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menilai langkah ini sebagai momentum penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Menurutnya, kebijakan yang diambil Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tersebut dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi berbasis permintaan (demand side), bukan hanya suplai.
“Kebijakan ini tentu kebijakan yang sangat bagus. Tinggal pengawalan untuk penyerapannya, karena bisa-bisa penyerapannya harus sebanyak pengusaha yang mampu menjalankan amanahnya,” ujarnya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Selasa, (16/9/2025).
Baca Juga
Menkeu Purbaya Bebaskan Himbara Salurkan Rp 200 Triliun ke Sektor Apa Saja, Asal..
Anindya menjelaskan, konsep yang diusung pemerintah selaras dengan gagasan Indonesia Incorporated atau “Indonesia Inc.” yang menekankan kolaborasi seluruh elemen ekonomi. Konsep ini menurutnya sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kadin, yang melibatkan unsur swasta, BUMN, koperasi, hingga UMKM.
Ia menambahkan, Kadin bersama dunia usaha berkomitmen untuk mengawal implementasi kebijakan ini agar tepat sasaran. Selain itu, Anindya menyoroti pentingnya tanggung jawab dunia usaha dalam memanfaatkan stimulus.
Baca Juga
Jawab Kritik, Purbaya Pastikan Penempatan Dana Rp 200 Triliun Tidak Langgar Konstitusi
“Pengusaha harus bertanggung jawab, menciptakan lapangan kerja, memiliki tata kelola yang baik. Karena dana ini harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya digunakan,” katanya.
Kadin juga menilai program ini menjadi salah satu strategi penting dalam upaya pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi bertahap hingga ke level 8%.

