Investor China Bidik Hunian di IKN, Dubai Minat Bangun Mal dan Masjid
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan adanya minat investasi dari perusahaan asal Dubai, yakni Dejem Group untuk mengembangkan pusat perbelanjaan (mal) dan masjid di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) IKN. Sementara investor China berminat bangun hunian.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono mengatakan, investor tersebut berencana membangun mal di atas lahan seluas 10 hektare (ha). "Dejem, yang (investor) Dubai itu, mau bikin mal. Itu ada 10 hektare, yang 8 (hektare) dibikin mal, yang 2 hektare dia mau wakafkan untuk membangun masjid," kata Basuki saat ditemui di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Baca Juga
Proyek Tahun Jamak IKN Rampung Akhir 2025, Masjid Negara hingga Istana Wapres Masuk Prioritas
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Sudiro Roi Santoso menambahkan, nilai investasi untuk proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp 3,7 triliun. "Yang 10 hektare itu perkiraan awal sekitar Rp3,7 triliun," tutur dia.
Proyek hunian asing
Di sisi lain, Sudiro menyampaikan investor asal Provinsi Anhui, China tengah menggodok studi kelayakan atau feasibility study (FS) sektor hunian di kawasan KIPP 1B IKN. "Saat ini masih menyusun FS, targetnya sampai awal 2026, dan itu di kawasan KIPP, khususnya di 1B," jelas dia.
OIKN sebelumnya menerima kunjungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Anhui, China, di Kantor Otorita IKN, Selasa (19/8/2025). Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan investasi di sektor perumahan rakyat.
Provinsi Anhui dikenal sebagai salah satu pusat manufaktur dan industri semen di China. Daerah ini juga terlibat dalam pembangunan sarana Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh.
Deputy Director-General, Department of Housing and Urban-Rural Development of Anhui Province, Liu Xiaohua menyatakan siap menjajaki kerja sama lebih luas dengan Indonesia, utamanya di Smart Forest City ini.
"Saat ini di Provinsi Anhui terdapat banyak pengusaha besar yang bergerak di bidang manufaktur dan sektor lainnya. Harapannya, melalui penjajakan investasi hari ini, kami dapat mempelajari lebih dalam potensi yang ada di IKN serta menghadirkan investor yang tepat dari Anhui untuk berkontribusi dalam pembangunan IKN," kata Xiaohua beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Hunian DPR-MPR di IKN Berupa Rusun, Rumah Tapak Hanya untuk Pimpinan
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Sudiro Roi Santoso menambahkan, IKN terbuka untuk investasi dari berbagai sektor. Menurut dia, beberapa investor asal China sudah masuk di sektor perhotelan. Adapun minat dari Pemprov Anhui diarahkan pada perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hingga tinggi.
"Kolaborasi ini bukan sekadar investasi, melainkan bagian dari misi besar Indonesia untuk melahirkan kota masa depan yang berdaulat, hijau, dan resilien, sekaligus memperkuat posisi Nusantara sebagai simpul penting dalam arsitektur peradaban global," pungkas Sudiro.

