Proyek Tahun Jamak IKN Rampung Akhir 2025, Masjid Negara hingga Istana Wapres Masuk Prioritas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan penyelesaian proyek tahun jamak atau multi-years contract (MYC) di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur (Kaltim) pada akhir 2025.
Dirjen Cipta Karya, Kementerian PU Dewi Chomistriana menyampaikan, seluruh proyek yang ditangani pihaknya dikebut penyelesaiannya sesuai arahan Menteri PU Dody Hanggodo.
“MYC di IKN kami masih berproses melaksanakan, dan kami sudah mendapatkan arahan dari Pak Menteri (Dody Hanggodo) yang dilakukan oleh Cipta Karya ini semuanya akan diselesaikan di Desember 2025,” kata Dewi di JPO Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Baca Juga
OIKN Beberkan Skema Besar Pemindahan ASN ke IKN, 25 'Tower' Siap Huni
Dewi menambahkan, proyek yang ditargetkan selesai tahun ini, meliputi pembangunan sisa-sisa pekerjaan Masjid Negara IKN, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku-Semoi, serta Istana Wakil Presiden (Wapres).
Anggaran pembangunan proyek tahun jamak yang tengah digeber, antara lain Istana Wakil Presiden senilai Rp 1,7 triliun, SPAM Sepaku-Semoi (Rp 2,1 triliun), dan Masjid Negara IKN (Rp 940 miliar).
Dewi menjelaskan, mulai 2026 pengerjaan proyek-proyek di smart forest city akan ditangani Otorita IKN (OIKN), kecuali beberapa paket yang tetap dilanjutkan oleh Ditjen Cipta Karya, seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL). “Itu (IPAL) masih kami akan tindaklanjuti karena memang ini prosesnya tidak bisa dihentikan di Desember 2025,” jelas dia.
Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti sebelumnya menyampaikan, proyek-proyek pembiayaan tahun jamak (multi years contract/MYC) yang digarap Kementerian PU di IKN akan terus digeber hingga 2026 mendatang. "MYC belum selesai semuanya, mudah-mudahan paling lambat 2026 sudah selesai," kata Diana beberapa waktu lalu.
Baca Juga
OIKN Butuh Tambahan Rp 14,92 Triliun untuk Pembangunan IKN 2026
Secara terpisah, Kementerian PU telah berkomitmen menyelesaikan proyek-proyek strategis di IKN melalui skema MYC. Komitmen ini disampaikan Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian PU, Triono Junoasmoro saat mendampingi kunjungan kerja anggota Komisi V DPR di IKN, Selasa (29/7/2025) lalu.
Menurut Triono, kehadiran tim lengkap dari berbagai direktorat menunjukkan keseriusan Kementerian PU dalam membangun Kalimantan Timur, khususnya IKN. "Kami datang lengkap, dari Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, Prasarana Strategis, hingga Inspektorat Jenderal. Ini bukti nyata keseriusan kami membangun IKN," ujar Yongki, sapaan akrabnya Triono, kepada wartawan beberapa waktu lalu.

