Pendidikan Merata! 200 Sekolah Baru Siap Dibangun 2026 Senilai Rp 20 T
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 triliun untuk pembangunan 200 Sekolah Rakyat (SR) pada 2026.
Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Bisma Staniarto menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk proyek Sekolah Rakyat tahap kedua yang akan dilaksanakan melalui skema kontrak tahun jamak atau multi-years contract (MYC).
"Untuk Sekolah Rakyat tahap 2 sebesar Rp 20 triliun untuk mendukung pembangunan sebanyak 200 unit sekolah rakyat," papar Bisma dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Baca Juga
Anggaran PU 2026 Naik Jadi Rp 118 Triliun, Fokus Irigasi hingga Sekolah Rakyat
Dikatakan Bisma, 100 unit Sekolah Rakyat MYC 2025–2026 saat ini sedang dalam tahap penyiapan lelang. Sementara 100 unit Sekolah Rakyat MYC 2026–2027 berada dalam tahap penetapan lokasi yang tersebar di 32 provinsi.
Adapun, lokasi tersebut mencakup 27 titik di Pulau Sumatra, 39 titik di Pulau Jawa, 3 titik di Bali dan Nusa Tenggara, 12 titik di Kalimantan, 16 titik di Sulawesi, 4 titik di Maluku, serta 3 titik di Papua.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmennya memperluas pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Prabowo mengungkapkan saat ini sudah ada 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi. Jumlah itu akan bertambah menjadi 165 sekolah pada akhir September, dan dijadwalkan diresmikan secara langsung olehnya pada Oktober mendatang.
Baca Juga
Prabowo Targetkan Bangun 500 Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan
“Tahun depan akan kita tambah 100 lagi ya, 100 lagi terus setiap tahun 100. Sasaran kita 500 Sekolah Rakyat di titik-titik kantong rakyat kita yang paling tertinggal, rakyat kita yang paling ekonominya susah, kalau istilah statistik desil 1 dan 2,” katanya saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).
Meski demikian, Prabowo mengaku juga merencanakan untuk memfasilitasi sekolah ini yang ditujukan bagi desil 2, 3, 4, dan 5. “Supaya semua anak-anak kita harus mengalami pendidikan dengan fasilitas yang bagus. Kita tidak boleh ketinggalan dengan bangsa lain,” pungkas Prabowo.

