Kerugian Vandalisme Pekalongan Rp 90 M, Gedung DPRD, Sekda, dan Wali Kota Dibangun Ulang
Poin Penting
|
PEKALONGAN, investortrust.id – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkirakan kerugian aset Kota Pekalongan mencapai Rp 80-Rp 90 miliar akibat tindakan vandalisme pada saat aksi unjuk rasa yang memuncak di Jumat malam (29/8/2025) hingga Sabtu malam (30/8/2025).
Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, ada sekitar tiga gedung yang harus dirobohkan dan dibangun kembali, yakni gedung DPRD Kota Pekalongan dengan luas 3.886 meter persegi (m2), gedung sekretariat daerah 2.679 m2, dan gedung kantor wali kota seluas 1.704 m2.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto semua yang terdampak kemarin, (pemerintah) pusat harus membereskan, jadi kita harus bergerak cepat,” kata Dody dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Minggu (7/9/2025).
Dody menginstruksikan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pekalongan untuk asesmen teknis yang memperhitungkan fungsi pelayanan publik, standar keamanan, hingga desain yang efisien.
“Tadi dikatakan targetnya (perbaikan aset gedung-gedung) selesai akhir 2026, tetapi saya minta untuk lebih dipercepat (penyelesaiannya),” tegas Dody.
Baca Juga
Pasca-Demo, Menteri PU Ungkap Gedung Grahadi hingga DPRD di Jatim Terdampak Vandalisme
Menteri Dody sebelumnya menyebutkan, pihaknya tengah menyiapkan anggaran darurat hampir Rp 900 triliun untuk memperbaiki aset-aset yang terkena aksi vandalisme pada Jumat (29/8/2025)-Sabtu (30/8/2025).
“Biayanya (revitalisasi aset), total seluruh Indonesia kemarin kita hitung hampir sekitar Rp 900 miliar,” ungkap Dody saat ditemui di gerbang tol (GT) Pejompongan, Jakarta, Selasa (2/9/2025) lalu.
Secara terpisah, Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan, biaya kerugian aset Kota Jakarta bertambah menjadi Rp 80 miliar imbas tindakan vandalisme saat aksi unjuk rasa.
Baca Juga
Vandalisme Tol Telan Kerugian Rp 80 Miliar, Jasa Marga (JSMR) Pastikan Semua GT Pulih Pekan Depan
“Jadi, dengan dua JPO (Pasar Senen dan Polda Metro Jaya), kemudian juga ada beberapa CCTV di lapangan yang di lapangan mengalami kerusakan, dan juga perbaikan 18 traffic lights. Alhamdulillah, dari 18 itu 17 (traffic lights) sudah selesai semua, tinggal yang di Slipi. Maka, biaya secara total kerugiannya menjadi Rp 80 miliar,” kata Pramono saat konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Selasa (2/9/2025).

