Vandalisme Tol Telan Kerugian Rp 80 Miliar, Jasa Marga (JSMR) Pastikan Semua GT Pulih Pekan Depan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memastikan seluruh gerbang tol otomatis (GTO) yang terdampak aksi vandalisme kembali beroperasi penuh pekan depan, tepatnya Rabu (10/9/2025). Hal ini menyusul aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang memuncak pada Jumat (29/8/2025) hingga Sabtu (30/8/2025) di sejumlah titik vital Kota Jakarta.
Total kerugian akibat vandalisme diperkirakan mencapai Rp 80 miliar.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono menyampaikan, perbaikan gerbang tol (GT) masuk dalam rencana mitigasi perusahaan dan ditanggung dari dana darurat.
Baca Juga
Aksi Vandalisme Bikin Negara Siapkan Rp 900 Miliar untuk Perbaikan
“Sebenernya ini sudah ada bagian dari pencadangan, kalau ada pengrusakan seperti ini, jadi secara perusahaan masih memungkinkan. Yang paling penting adalah pelayanan kepada masyarakat itu bisa dilakukan lebih cepat,” kata Rivan saat ditemui di GT Pejompongan, Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Menurut Rivan, tujuh gerbang tol yang terkena dampak akan berfungsi kembali mulai besok dengan bantuan mobile reader. Selanjutnya, sebanyak 17 dari total 22 GTO ditargetkan beroperasi secara fungsional pada Minggu (7/9/2025), dan seluruh GTO kembali normal pada Rabu (10/9/2025).
Ia menambahkan, total kerugian akibat vandalisme diperkirakan mencapai Rp 80 miliar. “Kemarin kami perhitungkan sekitar Rp 80 miliar (total kerugian akibat aksi vandalisme),” ungkap Rivan.
Baca Juga
7 Gerbang Tol Dibakar Oknum! Tol Dalam Kota Lumpuh Total Sejak Semalam
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, seluruh gerbang tol yang terbakar harus dibangun kembali guna memaksimalkan pelayanan publik.
“Arahan Pak Presiden adalah semua yang sudah terbakar dibangun ulang, yang memang perlu waktu lama membangun ulang, seperti GT Pejompongan. Bahkan, gate ini dua kali dibakar di Jumat malam (29/8/2025) dan Sabtu malam (30/8/2025),” ujar Dody.

