PHI Sukses Pacu Produksi Migas Lampaui Target Semester I 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bagian subholding upstream Pertamina, mencatatkan kinerja positif sepanjang semester pertama 2025. Perusahaan berhasil melampaui target produksi dengan capaian 58,6 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 641,5 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD), menandakan keberhasilan strategi operasional.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Sunaryanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pekerja atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan. Pencapaian ini adalah hasil nyata sinergi, ketekunan, dan profesionalisme seluruh tim di berbagai lini operasi.
"Catatan kinerja kali ini juga menjadi indikator bahwa kita berada pada jalur yang tepat,” ujar Anto, sapaan akrabnya dalam "Town Hall Meeting Triwulan II 2025" seperti dikutip Rabu (20/8/2025).
Baca Juga
Dari Minyak Mentah ke Kripto: USCF Rencanakan “ETF Minyak Plus Bitcoin” dengan Eksposur 2X
Acara ini dihadiri ribuan pekerja dari seluruh wilayah operasi, baik di kantor pusat maupun lapangan migas di Kalimantan.
Sebagai bagian strategi peningkatan produksi migas, PHI-Regional 3 Kalimantan terus mendorong penerapan teknologi secondary/enhanced oil recovery (EOR). Hingga triwulan II 2025, program EOR berhasil mencatatkan produksi sebesar 2.374 barel setara minyak per hari (BOEPD).
Penerapan teknologi EOR ini dinilai efektif memaksimalkan potensi lapangan-lapangan tua dan meningkatkan efisiensi produksi. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan mendukung ketahanan energi nasional melalui optimalisasi sumber daya migas domestik.
Komisaris Utama PHI Meidawati mengapresiasi capaian PHI-Regional 3 Kalimantan yang menunjukkan kinerja baik. “Aspek HSSE (health, safety, security, and environment) juga harus terus menjadi prioritas, karena kita bekerja di lingkungan berisiko tinggi. Keselamatan dan kesehatan adalah modal dasar yang memerlukan kerja sama seluruh pihak,” ujarnya.
Komitmen keberlanjutan
Selain fokus pada peningkatan produksi, PHI menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR). Hingga akhir triwulan II 2025, sebanyak 69 program CSR telah direalisasikan, menjangkau sekitar 1.627 penerima manfaat dan 95 lembaga/institusi.
Dari sisi lingkungan, program Desa Energi Berdikari (DEB) berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sebesar 557 ton CO₂ ekuivalen per tahun. Secara ekonomi, kelompok masyarakat binaan program CSR perusahaan berhasil mencatatkan akumulasi profit sebesar Rp 299 juta, mencerminkan pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif.
Baca Juga
Harga Minyak Melonjak, Pasar Cermati Arah Diplomasi Pertemuan Trump–Zelenskyy
Dari sisi sosial, telah terlaksana 20 kegiatan peningkatan kapasitas dan pengetahuan yang menjadi fondasi penting bagi pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Perluas komunikasi publik
Dalam kesempatan yang sama, PHI meluncurkan akun media sosial baru di YouTube dan Facebook untuk memperluas jangkauan komunikasi eksternal dan meningkatkan akses publik terhadap informasi perusahaan.
Selain itu, PHI memperkenalkan EKlubs (Energi Kalimantan Klub), inovasi loyalty program yang mendorong partisipasi aktif pekerja dalam berbagai kegiatan perusahaan. Setiap keterlibatan akan dihargai dalam bentuk poin yang dapat ditukarkan dengan merchandise eksklusif.
“Kami meyakini program dan kegiatan komunikasi perusahaan akan berdampak positif terhadap pengetahuan dan engagement pekerja apabila ada kemauan dan partisipasi aktif dari seluruh pekerja. EKlubs ini menjadi sarana untuk mendorong partisipasi aktif tersebut,” papar Manager Communication Relations & CID PHI Dony Indrawan.

