Kementerian PU dan BGN Genjot Proyek 1.542 SPPG demi Target 82,9 Juta Penerima MBG
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menggenjot proyek pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sebanyak 1.542 unit demi mencapai target 82,9 juta penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir tahun ini.
Menteri PU Dody Hanggoro menyampaikan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan lahan SPPG di beberapa daerah untuk membangun SPPG tambahan tersebut.
Baca Juga
Pengumuman! BGN Bakal Rekrut 90 Ribu Sarjana untuk Bekerja di SPPG-Program MBG, Apa Saja Syaratnya?
“Kita maksimalkan dahulu dengan target yang ada, karena yang masalah utama kan kesiapan lahan. Itu lahannya harus lahan pemda, bukan lahan perorangan,” katanya kepada wartawan seusai penandatanganan MoU di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Selasa (5/8/2025).
Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa total anggaran yang disiapkan untuk membangun 1.542 SPPG di beberapa kabupaten tersebut tidak kurang dari Rp 6 triliun.
“Untuk pembangunan SPPG sebanyak 1.542 totalnya Rp 6 triliun untuk gedungnya saja ya, belum peralatannya. Saat ini sudah tercatat di kami, sekarang ada 3.233 satuan pelayanan pemenuhan gizi dan sudah melayani 8,2 juta (penerima manfaat),” papar dia.
Baca Juga
Tak hanya itu, tambah Dadan, upaya ini juga sebagai percepatan target 20 juta penerima manfaat program MBG sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami sedang bekerja keras untuk mengejar target yang diberikan oleh Pak Presiden agar pada tanggal 15 Agustus kami sudah bisa memberikan deklarasi bahwa 20 juta penerima manfaat sudah bisa kita layani di pertengahan Agustus,” pungkas Dadan.

