Pamerkan D‑Max Adventure di GIIAS 2025, Isuzu Pede Perkuat Segmen LCV
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memamerkan varian modifikasi Isuzu D‑Max Adventure di GIIAS 2025. Langkah ini diklaim sebagai cara memperluas pangsa pasar kendaraan niaga ringan (Light Commercial Vehicle/LCV) ke segmen gaya hidup aktif dan petualangan.
Mobil gahar ini merupakan kolaborasi PT Astra International Tbk - Isuzu Sales Operation (ISO), CV Delima Mandiri, dan JP 4x4 Auto Sport. Terdapat aksesoris off-road seperti bumper khusus, rooftop tent, awning, side step, dan ban MT GT Radial untuk penetrasi pasar off-road dan rekreasi luar ruang yang tumbuh di Indonesia.
Baca Juga
“Konsep ini membuktikan bahwa Isuzu D‑Max bukan hanya kendaraan niaga, tapi juga solusi mobilitas tangguh untuk konsumen aktif,” ujar Division Head of Business Strategy PT IAMI, Rian Erlangga, di ICE BSD Tangerang, Jumat (1/8/2025).
Dari sisi performa, D‑Max mengandalkan mesin RZ4E 1.9 L Turbo Diesel dengan profil tenaga 150 PS dan torsi 350 Nm, dipadu dengan transmisi manual 6‑percepatan dan teknologi common rail yang efisien dalam konsumsi bahan bakar.
Mobil ini juga dilengkapi fitur keselamatan modern seperti Hill Start Assist, Hill Descent Control, Traction Control, Electronic Stability Control, dan Rear Differential Lock. Semua dirancang untuk kenyamanan dan keamanan di medan off‑road.
Model Adventure ini dipajang di booth Isuzu Hall 1 ICE BSD City selama GIIAS 2025 hingga 3 Agustus. Para pengunjung juga bisa melihat layanan purna jual terbaru serta strategi pasar IAMI yang menyasar sektor logistik, pertanian, hingga off-road lifestyle.
Baca Juga
Hadirkan Inovasi EV di GIIAS 2025, Dharma Polimetal (DRMA) Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
Secara bisnis, D‑Max mencatat tren positif. Pada tahun 2023, penjualan D‑Max di segmen pickup 2‑5 ton meningkat 16% menjadi 1.474 unit dari 1.268 unit pada 2022, mewakili sekitar 4,9% dari total penjualan pickup di segmen tersebut (30.377 unit).
Data dari laporan pasar ASEAN mengungkapkan bahwa Isuzu secara keseluruhan menguasai sekitar 21% pangsa pasar LCV di kawasan pada 2024, menjadikan perusahaan ini salah satu pemain dominan di antara produsen Jepang di Asia Tenggara.

