"Nyalakan" Harapan Warga Morowali, PLN Hadirkan Listrik Andal agar Ekonomi Melejit
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT PLN (Persero) komitmen menghadirkan listrik andal dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia guna mewujudkan swasembada energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Komitmen ini tercermin melalui pengoperasian perdana (energize) jaringan transmisi di Morowali, Sulawesi Tengah, yakni Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) bertegangan 150 kilovolt (kV) Kolonedale-Bungku dan Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku (New).
“Kehadiran infrastruktur ini merupakan komitmen perusahaan menjaga ketahanan energi nasional karena dapat mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pembangkit istrik berbahan bakar minyak yang berasal dari impor,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Kamis (17/7/2025).
Baca Juga
PLN Gasifikasi Nias karena Bisa Hemat Rp 153 Miliar dan Tekan Emisi 47.000 Ton CO₂
Darmawan menegaskan, pihaknya terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur-infrastruktur ketenagalistrikan di seluruh penjuru Tanah Air demi mewujudkan swasembada energi yang berkelanjutan.
“Dengan semangat kolaboratif, kami akan mengakselerasi kehadiran infrastruktur-infrastruktur ketenagalistrikan lainnya guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi di seluruh Tanah Air,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Wisnu Kuntjoro Adi merincikan bahwa jaringan transmisi ini terdiri dari 254 tower yang terbentang sepanjang 162,5 kilometer sirkit (kms) dan GI Bungku dengan kapasitas 30 megavolt ampere (MVA).
Menurutnya, infrastruktur ini mampu menyalurkan pasokan tambahan bagi pelanggan sekitar 16,8 megawatt (MW), sehingga mampu menutup defisit pasokan listrik sebesar 5 MW yang sebelumnya dialami wilayah Bungku. Tidak hanya itu, kehadiran proyek ini juga akan menekan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik.
Baca Juga
PLN Ubah Susunan Direksi dan Komisaris di RUPSLB, Dirut dan Komut Tetap
Dia menambahkan, kehadiran infrastruktur ini juga akan mengoptimalkan pasokan listrik dari PLTA Poso sehingga sistem kelistrikan Morowali kini lebih ramah lingkungan dan berkontribusi nyata pada penurunan emisi karbon.
“Pengoperasian GI Bungku dan SUTT Kolonedale–Bungku tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara untuk menghadirkan harapan baru bagi lebih dari 82 ribu pelanggan di 137 dusun dan 45 desa di wilayah Bungku,” sebut Wisnu.

