PGTC 2025 Buka Jalan Anak Muda Jadi Entrepreneur Bersama Pertamina
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Pertamina Goes To Campus (PGTC) 2025 mengedukasi generasi muda untuk berwirausaha melalui business talkshow Pertamina atau Pertamuda bertajuk "From Zero to Hero: Creating Impactful Business", Grha Pertamina, Jakarta, Jumat (11/7/2025). Melalui program Pertamuda, Pertamina mendukung generasi muda untuk semakin bisa menumbuhkan ide bisnisnya.
Hadir sebagai narasumber Dr. Tirta Mandira Hudhi, dokter sekaligus pengusaha dan public figure yang memberikan apresiasi program Pertamuda serta keterlibatan generasi muda dalam menciptakan ide-ide bisnis. Ia juga mengobarkan semangat peserta untuk menjadi entrepreneur. Ia menilai bahwa suatu startup dapat dikatakan baik bukan dihitung secara valuasi saja, tetapi basic keuangan.
"Saya yakin semua orang bisa membuat bisnis, tetapi tidak bisa semua orang mengolah bisnis. Banyak orang bisa jadi owner, tetapi tidak semua orang menjadi CEO. Pertamina adalah perusahaan besar yang asetnya tidak bisa dihitung, sehingga dengan aset sangat besar ini, Pertamina membutuhkan kalian para generasi muda, untuk menyetorkan idea,” jelas Dr Tirta.
Baca Juga
Lewati Target SKK MIgas, Pertamina Hulu Energi Pacu TKDN Capai 63,29%
Dia menilai, Pertamuda adalah langkah pertama bagi generasi muda yang berkecimpung di dunia wirausaha.
Sementara itu, narasumber Muhammad Hariz Izzuddin perwakilan startup Aitoma mengawali mimpinya dari sebuah riset kecil tentang industri manufaktur mengenai kerusakan mesin yang sering terjadi tanpa peringatan. Dari situ, lahir ide predictive maintenance. Kini, Aitoma mendapatkan pendanaan awal dan sedang menjajaki kerja sama dengan berbagai mitra industri besar.
"Acara PGTC 2025 menjadi kesempatan bagi saya melakukan sharing tentang bagaimana tahapan yang saya lalui sampai bisa masuk dan menjadi Top 3 di Pertamuda, hingga pada akhirnya mendapatkan funding,” ujarnya.
Sementara Bramantyo Adiyatma pendiri SmartPath, startup edutech yang membuka akses pendidikan dan karier berkualitas bagi semua kalangan, terutama kaum terpinggirkan, telah membantu 260.000 mahasiswa dan fresh graduate.
Adapun Founder dan CEO TamanSchool Altaresh mengatakan, layanan pendidikan peer-to-peer yang berdiri sejak 2019 ini telah membantu lebih 700 siswa untuk mencapai impian akademisnya, mulai masuk SMA terbaik di Indonesia dan universitas global. TamanSchool juga telah memberdayakan 200 tutor sebaya untuk mengajar dan menghasilkan pendapatan berkelanjutan.
Baca Juga
Wamenkop dan Tina Talisa Jadi Komisaris Pertamina Patra Niaga, Ini Susunan Lengkapnya
Selain itu, turut hadir narasumber President & Founder Chickin Indonesia Ashab Alkahfi. Chickin Indonesia berhasil mendigitalisasi industri peternakan ayam broiler di Indonesia. "Hari ini, Chickin telah menjangkau lebih 12.000 peternak, mendistribusikan 30 juta kg ayam, dan mempekerjakan 300 profesional," kata dia.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Pertamuda merupakan program kompetisi ide bisnis untuk mahasiswa yang gagas Pertamina. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh mahasiswa aktif perguruan tinggi seluruh Indonesia.
Menurut Fadjar, program Pertamuda kini telah menghasilkan ribuan ide bisnis yang terkumpul dari member Pertamuda. “Pertamuda juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam mendorong pengembangan kewirausahaan generasi muda,” pungkas Fadjar.
Informasi mengenai PGTC 2025 dapat diakses melalui www.pgtc.id dan www.pertamuda.id.

