Telkomsel Dorong UKM Lokal Percepat Adopsi AI lewat DCE Summit 2025
Poin Penting
|
BANDUNG, investortrust.id - Telkomsel mendorong para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) lokal mempercepat adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) Summit 2025.
Konferensi dan ruang kolaborasi yang dikemas dalam rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) DCE ke-4 ini menghadirkan sesi berbagi wawasan, demonstrasi teknologi, dan jejaring bisnis. CSR DCE ke-4 dimulai di Bandung, dilanjutkan dengan roadshow ke berbagai kota.
Program yang mengusung tema AI for #AdvancingLocals ini resmi ditutup pekan lalu. Pada puncak acara, Telkomsel menobatkan UKM Seed Paper Indonesia sebagai Best of the Best DCE ke-4.
“Telkomsel terus mendorong digitalisasi UKM melalui DCE. Tahun ini fokus kami adalah pemanfaatan AI untuk meningkatkan daya saing mereka,” kata VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Saki H Bramono dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id di Jakarta, Jumat (4/7/2025).
Baca Juga
Jalin Kolaborasi AI Skala Global, Telkomsel Boyong Empat Penghargaan di DTW Copenhagen
Saki berharap dukungan adopsi teknologi terkini bisa kian mempercepat pertumbuhan UKM Indonesia dan mendukung target ekonomi nasional. “Ini sejalan dengan misi Asta Cita pemerintah dan visi Indonesia Emas 2045,” tegas dia.
Sementara itu, Co-Founder Seed Paper Indonesia, Riska Fadilla Sari mengungkapkan, program DCE tahun ini benar-benar membuka mata para pelaku UKM terhadap potensi AI. Bukan hanya sebagai tren, tetapi juga sebagai alat nyata untuk efisiensi operasional dan memahami pelanggan.
“Berbekal ilmu dan jejaring dari Telkomsel, kami akan terus tumbuh dan terus menjajaki potensi pasar digital yang tak terbatas,” ujar dia.
Perjalanan Program DCE Ke-4
Saki Bramono menjelaskan, rangkaian program DCE ke-4 dimulai dengan seremoni kick-off di Bandung pada 19 Desember 2024. Acara itu dilanjutkan dengan roadshow ke Malang, Medan, dan Makassar sepanjang Januari hingga Februari 2025.
“Dari 2.600 lebih UKM yang mendaftar, 400 pelaku usaha terpilih mengikuti tahap onboarding untuk belajar dan berkreasi di ekosistem digital,” tutur dia.
Baca Juga
Proses seleksi berikutnya, menurut Saki, mengerucutkan jumlah peserta menjadi 32 UKM yang telah mempresentasikan rencana ekspansi digitalnya pada sesi pitching tracks di empat kategori, yaitu food & beverage (F&B), fashion, craft, dan personal care.
Dia menambahkan, tahap bootcamp academy berlangsung secara tatap muka di Bandung pada 30 Juni–2 Juli 2025. Selama tiga hari, 12 UKM finalis mendapatkan pendampingan langsung dari mentor industri, seperti Ghea Annisa (Tiasa Plant-Based), Iqbal Muslimin (Evermos), Pujo Laksono (Kazee), dan Fitria Vidyawati (MKS Shoes).
“Sepuluh produk dari masing-masing finalis dipromosikan melalui simulasi live shopping dan akun TikTok key opinion leader (KOL) yang berkolaborasi dalam program ini.
Ke-12 UKM finalis DCE ke-4 yang mengikuti bootcamp academy yaitu Romadu, Chocoletters, SarjanaChips (track F&B), Rumah Sandal Geulis, KEYTABEE, BayiKu.id (track fashion), Seed Paper Indonesia, EcoPlastID, Blue by Astrid (track craft), serta kūn anta!, Poppetite.co, Flos AURUM (track personal care).
Saki Bramono mengemukakan, pada akhir bootcamp academy, Telkomsel menyeleksi empat UKM terbaik, yakni Romadu (F&B), BayiKu.id (fashion), Seed Paper Indonesia (craft), dan Flos AURUM (personal care). Mereka mempresentasikan rencana ekspansi bisnis berbasis AI pada sesi final pitching di DCE Summit 2025.
Baca Juga
Berdasarkan penilaian juri, Seed Paper Indonesia meraih predikat Best of the Best di DCE ke-4. “Selamat kepada Seed Paper Indonesia. Semoga pencapaian ini bisa mendorong rekan-rekan UKM semua untuk terus berinovasi dan semakin jitu memenuhi kebutuhan pelanggan,” ujar Saki.
Saki menuturkan, sejak diluncurkan pada 2021, program DCE Telkomsel telah menjangkau sedikitnya 9.900 pelaku UKM di seluruh Indonesia, mencatatkan 682 alumni aktif, dan mencetak 18 UKM unggulan yang kini menembus pasar nasional maupun internasional.
“Capaian ini memperkuat komitmen Telkomsel dalam menciptakan dampak nyata yang berkelanjutan bagi pemberdayaan UKM, khususnya melalui implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) dalam berbagai lini operasional bisnisnya,” papar dia.

