Kinerja Tangguh, PP Presisi (PPRE) Lunasi Obligasi Rp 107 Miliar Tepat Waktu
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT PP Presisi Tbk (PPRE), perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi, telah menyelesaikan pelunasan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2022 Seri A senilai Rp 107 miliar pada Kamis 26 Juni 2025. Pelunasan tersebut dilakukan secara tepat waktu sesuai dengan ketentuan.
Obligasi tersebut merupakan hasil penawaran umum berkelanjutan (PUB) yang diterbitkan pada 2022 dengan tenor 3 tahun dan kupon sebesar 9,5% per tahun.
Baca Juga
PP Presisi (PPRE) Cetak Mekanik Andal dan Adaptif Lewat Fasilitas 'Learning Center'
"Langkah pelunasan tepat waktu ini menunjukkan komitmen dan kapabilitas keuangan PPRE dalam mengelola kewajiban secara disiplin dan proaktif, sekaligus menjadi bukti kepercayaan pasar terhadap kinerja dan prospek perseroan," kata Direktur Utama PPRE Rizki Dianugrah dalam keterangannya, Rabu (2/6/2025).
Melansir keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), PPRE memiliki Obligasi PUB I Tahap I PT PP Presisi Tbk Tahun 2022 Seri A yang jatuh tempo pada 30 Juni 2025.
Rizky menyampaikan, pelunasan obligasi ini merupakan bentuk komitmen PPRE dalam menjaga kepercayaan investor. "Kami fokus pada strategi pertumbuhan yang berkelanjutan dan tata kelola keuangan yang sehat sebagai fondasi untuk meningkatkan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata dia.
Langkah strategis ini juga merefleksikan ketahanan dan stabilitas finansial perusahaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang. PPRE terus menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan melalui portofolio proyek tambang dan konstruksi yang kuat, efisiensi operasional, serta manajemen risiko yang terukur.
Baca Juga
Kiprah 2 Dekade Lebih PPRE: Makin Kuat di Proyek, Lembut di Sosial
Dengan penyelesaian kewajiban ini, PPRE tidak hanya mempertegas statusnya sebagai entitas bisnis yang kredibel dan tangguh, tetapi semakin siap melangkah menuju ekspansi dan transformasi yang lebih besar di sektor pertambangan dan konstruksi nasional.
PT PP Presisi Tbk (PPRE) pada 2025 menargetkan kontrak baru naik sekitar 10% hingga 15% dengan fokus pada sektor jasa pertambangan. Perusahaan akan memperluas peluang kerja sama dengan pelaku industri lain untuk memperkuat kinerja di lini pertambangan.
Sepanjang 2024, anak usaha PT PP Tbk (PTPP) ini mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 6,8 triliun, naik tipis 1,49% dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp 6,7 triliun.

