PP Presisi (PPRE) Cetak Mekanik Andal dan Adaptif Lewat Fasilitas 'Learning Center'
JAKARTA, Investortrust.id – PT PP Presisi Tbk (PPRE), perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi terintegrasi memiliki fasilitas learning center sebagai bagian strategi peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM), khususnya mekanik.
Peresmian ini dilaksanakan di workshop PPRE, Bekasi, dan dihadiri jajaran komisaris, direksi, serta peserta program pengembangan mekanik Fresh Mechanic Development Program (FMDP).
Baca Juga
PP Presisi (PPRE) Raih Kontrak Baru Rp 6,7 Triliun, Bagaimana dengan Target 2024?
Direktur Utama PT PP Presisi Tbk Arzan menyampaikan, PT PP Presisi Tbk terus berinovasi untuk mencetak mekanik andal, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan industri.
"Learning center ini sebagai platform strategis untuk memperkuat keterampilan teknis, kepemimpinan, dan hard skill para mekanik guna menghadapi tantangan dunia pertambangan dan konstruksi yang semakin kompetitif,” kata dia dalam keterangannya, Senin (21/4/2025).
Fasilitas learning center ini dilengkapi sarana pendukung, seperti ruang kelas interaktif, mess yang lengkap, alat berat, dan dump truck untuk pelatihan sehingga mendukung praktik secara langsung (hands-on training). Dengan pendekatan ini, learning center PPRE diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis para mekanik serta menciptakan budaya kerja profesional.
"PPRE memandang investasi pengembangan SDM sebagai langkah strategis jangka panjang, tidak hanya untuk meningkatkan daya saing perusahaan, tetapi menciptakan lingkungan kerja inklusif dan berkelanjutan," kata Arzan.
PT PP Presisi Tbk (PPRE) pada 2025 menargetkan kontrak baru naik 10%-15% menjadi Rp 7,820 triliun-Rp 7,480 triliun year on year (yoy) dari realisasi kontrak 2024 sebesar Rp 6,8 triliun. Target kontrak 2025 akan difokuskan pada sektor jasa pertambangan dan membuka peluang kerja sama dengan perusahaan lain dalam lini bisnis pertambangan.
Baca Juga
PP Presisi (PPRE) Raih Kontrak Baru Rp 6,7 Triliun, Bagaimana dengan Target 2024?
Sepanjang 2024, PPRE mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 6,8 triliun meningkat sebesar 1,49% dibandingkan 2023 sebesar Rp 6,7 triliun.
Pada 2024, PP Presisi berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 194 miliar meningkat 12,34% dibandingkan laba bersih 2023 sebesar Rp 172 miliar. Sejalan dengan itu, pendapatan PPRE mencapai sebesar Rp 3,7 triliun meningkat 11,47% dibandingkan 2023 sebesar Rp 3,4 triliun.
Baca Juga
PP Presisi (PPRE) Kedepankan Keselamatan Kerja dengan Teknologi Terbaru
Segmen bisnis jasa pertambangan dan konstruksi mendominasi pendapatan PPRE sebesar 94,5%, dan sisanya berasal dari lini bisnis pendukung, seperti ready mix dan penyewaan alat berat.

