PP Presisi (PPRE) Raih Kontrak Baru Rp150 Miliar di Proyek Tambang Nikel Antam (ANTM)
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT PP Presisi Tbk (PPRE), anak usaha PT PP Tbk yang bergerak di bidang jasa konstruksi dan pertambangan mengantongi kontrak baru senilai Rp 150 miliar di sektor pertambangan nikel.
Proyek tersebut berlokasi di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, dan mencakup penyewaan alat berat serta dukungan operasional bagi unit bisnis pertambangan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam.
Baca Juga
Bangun Perkebunan di Merauke, PPRE Kantongi Kontrak Baru Rp 144 Miliar
"Kontrak ini menjadi langkah strategis PPRE dalam memperkuat portofolio bisnisnya di sektor pertambangan nasional yang tengah berkembang pesat. Perusahaan akan menyediakan peralatan dan layanan pendukung untuk mendukung kegiatan produksi serta logistik di wilayah pertambangan nikel tersebut," kata Direktur Utama PT PP Presisi Tbk, Rizki Dianugrah dalam keterangannya, Jumat (24/10/2025).
Dia, mengatakan bahwa capaian kontrak ini menunjukkan kepercayaan mitra industri terhadap kemampuan PPRE dalam mengelola proyek skala besar dengan efisiensi tinggi. “Kami berkomitmen meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasi guna memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Rizki.
Ia menambahkan, pencapaian ini sejalan dengan visi PPRE menjadi perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi terkemuka di Indonesia. Dengan dukungan tenaga profesional berpengalaman dan armada alat berat berteknologi modern, PPRE berupaya menjalankan setiap proyek dengan standar keselamatan dan keberlanjutan tinggi.
Baca Juga
PP Presisi (PPRE) Raup Kenaikan Kontrak Baru 60% Jadi Rp 3,2 Triliun
Ekspansi PPRE di sektor pertambangan nikel juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memanfaatkan peluang dari hilirisasi mineral yang digencarkan pemerintah. Industri nikel nasional diperkirakan akan terus tumbuh seiring meningkatnya permintaan global terhadap bahan baku baterai kendaraan listrik.

