PHE Raup Rp 19,4 Triliun dari 4 Bank Global untuk Jaga Likuiditas dan Pacu Bisnis Hulu Migas
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding upstream PT Pertamina (Persero) meraih pembiayaan dari empat bank internasional melalui penandatanganan perjanjian revolving credit facility (RCF) bilateral dengan total nilai US$ 1,2 miliar (Rp 19,4 triliun).
Dana ini memberikan fleksibilitas pengelolaan likuiditas sekaigus meningkatkan kesiapan PHE dalam mengembangkan bisnis hulu migas secara berkelanjutan.
Fasilitas yang ditandatangani di Jakarta ini dilakukan dalam rentang semester pertama 2025 dan diberikan oleh PT Bank Mizuho Indonesia, MUFG Bank, Ltd., The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation Ltd (HSBC) Cabang Singapura, dan Bank of China (Hong Kong) Ltd Cabang Jakarta.
Baca Juga
Usai Fabrikasi, PHE ONWJ Lepas Anjungan OOA ke Pesisir Laut Jawa
Dalam penandatanganan tersebut, perusahaan diwakili Direktur Keuangan & Investasi PHE Dannif Utojo Danusaputro. Sementara itu, pihak perbankan diwakili Ken Matsuo (President Director PT Bank Mizuho Indonesia), M Michael Sugirin (Managing Director, Head of Global Corporate and Investment Banking MUFG Indonesia), Handojo Wibawanto Soetikno (Corporate Marketing Director Bank of China (Hong Kong) Ltd Jakarta Branch), serta perwakilan dari HSBC Cabang Singapura.
"Fasilitas ini akan dimanfaatkan PHE untuk memperkuat posisi dalam menjaga stabilitas keuangan serta mendukung pertumbuhan perusahaan," kata Danif dalam keterangannya, Senin (30/6/2025).
Dukungan dari perbankan internasional juga memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengelolaan likuiditas, sekaigus meningkatkan kesiapan PHE dalam mengembangkan bisnis hulu migas secara berkelanjutan.
"Penandatanganan RCF ini merupakan tonggak penting bagi PHE. Ini menjadi fondasi bagi kelancaran operasional sekaligus mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang kami. Fasilitas ini memungkinkan kami mengakses dana dengan cepat dan fleksibel sesuai kebutuhan," ujar Dannif.
Baca Juga
Budaya Efisiensi Jadi Senjata Baru Pertamina, Ini Cara Cerdas PHE Hemat Rp 11 Triliun
Dannif menambahkan, kerja sama ini memperkokoh struktur keuangan PHE dalam mendukung kebutuhan modal kerja dan korporasi lainnya, sekaligus meningkatkan pengelolaan arus kas untuk menjamin kelangsungan operasional perusahaan ke depan.
Dengan ditandatanganinya fasilitas ini, PHE semakin siap menghadapi dinamika industri hulu migas dan mengoptimalkan kinerja operasionalnya secara efektif dan efisien.

