Prabowo Resmikan 55 Proyek EBT 379,7 MW di 15 Provinsi, Ini Daftar Lengkapnya
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 55 proyek pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) yang tersebar di 15 provinsi. Peresmian ini terpusat di Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pada Kamis (26/6/1994).
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini, Kamis 26 Juni 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan pembangunan dan pengoperasian energi terbarukan di 15 provinsi," kata Prabowo dalam acara peresmian 55 proyek pembangkit listrik EBT, Kamis (26/6/2025).
Baca Juga
Indonesia Kejar Target EBT 20% di 2025, Ini Strategi dan Skema Pendanaan Inovatifnya
Sebanyak 55 proyek EBT yang diresmikan terdiri dari delapan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dan 47 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan total kapasitas sebesar 379,7 megawatt (MW).
Dari delapan PLTP tersebut, tiga di antaranya sudah commercial operation date (COD), yaitu PLTP Ijen Unit 1, Salak Binary, dan Sorik Marapi Unit 5. Sedangkan lima lainnya segera melakukan groundbreaking, yaitu PLTP Ulubelu Ext Gunung Tiga, Muara Laboh Unit 2, Salak Unit 7, Wayang Windu Unit 3, dan Patuha Unit 2.
Kedelapan proyek PLTP ini memiliki total kapasitas 351,9 megawatt (MW) dan dapat melistriki 390.000 rumah. Total investasi untuk delapan PLTP ini sebesar Rp 23,49 triliun dan melibatkan 8.167 tenaga kerja. "Kita resmikan PLTP sebagai bukti bahwa Indonesia menuju kemandirian. Kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri," tegas Prabowo.
Baca Juga
Transisi Energi Indonesia Tertinggal karena Fosil Masih Jalan meski EBT 'Ngebut'
Sementara itu, untuk 47 proyek PLTS memiliki total kapasitas 27,8 MW yang dapat melistriki 47.383 rumah. Sebanyak 47 PLTS ini tersebar di 11 provinsi dan 47 desa. Adapun yang menggarap PLTS ini dari berbagai pihak, yakni PT PLN (Persero), Kementerian ESDM, dan pemerintah daerah, hingga swasta.
"Dengan energi tenaga surya, setiap desa bisa swasembada energi, pulau-pulau kecil akan punya dan bisa swasembada. Ini akan membuat kita optimistis, membuat kita memandang masa depan dengan sangat cerah," ujar Prabowo.

