Ciputra Dukung "Mockup" Rumah Minimalis Lippo Group
JAKARTA, investortrust.id – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mendukung mockup design rumah subsidi perkotaan milik Lippo Group yang berukuran minimal 14 meter persegi (m2). Pasalnya, rumah subsidi lebih banyak tersedia di luar kota alias jauh dari pusat perputaran ekonomi.
“Ya, karena itu akan memberi kesempatan lebih luas bagi pengembang juga untuk memberikan produk yang bisa diterima dan di dalam kemampuan (beli) masyarakat,” kata Managing Director Ciputra, Budiarsa Sastrawinata kepada wartawan di salah satu hotel, Jakarta, Rabu (18/6/2025) malam.
Budiarsa menambahkan, peraturan baru terkait penyusutan luas bangunan rumah subsidi yang semula minimal 21 m2 menjadi 18 m2 yang tercantum dalam draf Keputusan Menteri PKP Nomor/KPTS/M/2025 menjadi salah satu acuan positif bagi pengembang atau developer untuk membangun rumah subsidi di lahan yang sempit, khususnya di perkotaan.
“Jadi justru itu positif, karena menambah ruang gerak kita (developer) dan juga ruang gerak dari konsumen,” ujar dia.
Baca Juga
Capai Kinerja Tertinggi di 2024, Bagaimana Target Pertumbuhan Ciputra (CTRA) Tahun Ini?
Budiarsa juga menyampaikan, pihaknya akan mempelajari lebih lanjut terkait rumah subsidi ‘mungil’ di perkotaan untuk menambah pilihan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam menentukan rumah pertama mereka nantinya.
“Ya, kita akan pelajari. Kita akan pelajari dimana lokasi yang tepat dan sesuai dengan pasar,” ungkap dia.
Sekadar informasi, Lippo Group tengah memamerkan proyek Hunian Warisan Bangsa (HWB) sebagai salah satu inisiatif yang menjawab kebutuhan tersebut dengan menawarkan hunian subsidi yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga layak huni dan manusiawi.
CEO Lippo Group James Riady menjelaskan, proyek ini menyasar keluarga berpenghasilan rendah yang selama ini kesulitan mengakses rumah permanen dengan fasilitas dasar. Dengan dua tipe hunian satu dan dua kamar tidur HWB didesain untuk memberikan kenyamanan dasar bagi keluarga kecil tanpa membebani secara finansial.
Unit rumah pada proyek ini tersedia dalam dua pilihan. Tipe dua kamar tidur memiliki ukuran 2,6 meter x 10,1 meter, dengan luas tanah 26,3 m2 dan luas bangunan 23,4 m2. Unit ini dilengkapi lantai mezzanine sebagai ruang tambahan.
Baca Juga
Adapun tipe satu kamar tidur memiliki ukuran 2,6 meter x 9,6 meter, dengan luas tanah 25 m2 dan luas bangunan 14 m2. Meski mungil, kedua tipe ini sudah dilengkapi ruang tamu, dapur, kamar mandi, teras, dan carport.
“Desain rumah yang kompak dengan alur ruang yang efisien menjadi keunggulan tersendiri. Hal ini memungkinkan penghuni tetap menjalankan aktivitas rumah tangga dengan nyaman meskipun dalam keterbatasan lahan,” ujar James beberapa waktu lalu.

