Bukit Asam (PTBA) Pacu 'Green Energy' dengan Proyek PLTS 303 kWp di Kawasan Industri Cilegon
CILEGON, Investortrust.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bagian holing pertambangan MIND ID melalui anak usahanya di bidang investasi energi terbarukan, PT Bukit Energi Investama (PT BEI), mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Timah Industri berkapasitas 303,1 kWp.
Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto mengatakan, berlokasi di Kawasan Industri Cilegon, proyek ini merupakan wujud kolaborasi antara PT BEI sebagai investor, PT Krakatau Chandra Energy (KCE) sebagai pengelola kawasan dan kontraktor engineering, procurement, and construction (EPC), serta PT Timah Industri sebagai pengguna energi.
"Peresmian PLTS ini menandai langkah maju PTBA dalam mewujudkan transisi energi dan pemanfaatan sumber energi bersih di Indonesia," kata dia dalam keterangannya, Rabu (18/5/2025).
Baca Juga
Jangan Ketinggalan! Emiten Danantara Ini (PTBA) Cum Dividen Pekan Depan, Yield Jumbo
Dengan skema power rental selama 25 tahun dan dilanjutkan dengan build, own, operate, transfer (BOOT) di akhir masa investasi, PLTS Timah Industri akan memenuhi kebutuhan listrik PT Timah Industri secara berkelanjutan.
PLTS Timah Industri ini beroperasi secara off-grid atau tidak terkoneksi dengan PLN, tetapi terinterkoneksi dengan jaringan pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) kawasan industri, guna memastikan pasokan listrik yang stabil dan efisien. Dalam hal ini, PT BEI juga berperan dalam pengelolaan aktivitas operasi dan pemeliharaan (O&M) PLTS.
“Pengoperasian PLTS Timah Industri ini merupakan salah satu komitmen PTBA dalam memperluas portofolio energi terbarukan kami,” ujar dia.
Melalui PT BEI, PTBA berinvestasi dalam proyek-proyek energi bersih yang tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi memberikan dampak positif bagi lingkungan dan keberlanjutan industri di Indonesia.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya PTBA dalam melakukan diversifikasi sumber pendapatan perusahaan dengan bertransformasi ke arah energi bersih dan ramah lingkungan. "Hal ini sejalan dengan visi besar kami, yaitu menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan," kata dia.
Proyek ini sekaligus menegaskan komitmen PTBA Group dalam mendukung program pemerintah menuju net zero emission pada 2060. "Melalui proyek-proyek seperti ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi emisi karbon secara signifikan, sembari mendorong terciptanya ekosistem green business yang berdaya saing," kata dia.
Baca Juga
PTBA Pacu Dekarbonisasi dengan 3 Strategi Jitu Dukung Target 'Net Zero Emission' 2060
Proyek PLTS ini juga menambah deretan portofolio pengembangan energi surya yang telah dilakukan PTBA. Sebelumnya, PTBA telah membangun PLTS dengan kapasitas total 925 kWp, di antaranya melalui kerja sama dengan PT Angkasa Pura untuk PLTS di area bandara dan jalan tol, serta termasuk PLTS irigasi untuk pertanian.
Dengan beroperasinya PLTS di PT Timah Industri ini, maka total portofolio PLTS PTBA telah mencapai 1,2 MWp. "Ini menjadi capaian penting yang memperkuat peran PTBA sebagai pelaku utama dalam pengembangan energi surya di Tanah Air," kata dia.
Melalui proyek PLTS Timah Industri ini, PTBA menegaskan posisinya sebagai pionir dalam pembangunan ekosistem energi bersih dan berkontribusi aktif dalam pencapaian target energi terbarukan nasional. Sinergi antar-BUMN ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi kolaborasi serupa dalam mendukung ketahanan energi sejalan dengan Asta Cita pemerintah dan keberlanjutan lingkungan di Indonesia.

