PTBA Pacu Dekarbonisasi dengan 3 Strategi Jitu Dukung Target 'Net Zero Emission' 2060
MUARA ENIM, Investortrust.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), bagian anggota holding pertambangan, Grup MIND ID mendukung program dekarbonisasi dan target net zero emissions pemerintah pada 2060. Dalam rangka mencapai target tersebut, PTBA telah menyusun peta jalan dekarbonisasi yang diuraikan secara bertahap setiap tahunnya.
Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan, dalam rangka mewujudkan target dekarbonisasi 2060, PTBA memiliki tiga strategi utama, yaitu dekarbonisasi operasional, pengembangan portofolio bersih, dan upaya penyeimbangan emisi (emission offset).
"Kami berharap dengan diimplementasikannya tiga strategi utama dengan prudent kita dapat membantu program pemerintah dalam mewujudkan target net zero emission pada 2060,” kata dia dalam keterangannya, Jumat (13/6/2025).
Dari tiga strategi utama, perusahaan menurunkan menjadi beberapa program strategis untuk diimplementasikan ke dalam kegiatan operasional, antara lain elektrifikasi proses operasional, optimalisasi operasional untuk efisiensi energi, dan adopsi energi bersih dalam kegiatan operasional.
Selain itu, diversifikasi usaha menuju portofolio yang lebih ramah lingkungan, pengembangan bisnis energi terbarukan, penerapan teknologi pembangkit listrik berbasis batu bara lebih bersih (clean coal-fired power plant technology), dan pengembangan bisnis hijau lainnya (green business). Sedangkan upaya penyeimbangan emisi, terdiri dari reklamasi lahan dan revegetasi, partisipasi dalam pasar karbon, dan teknologi penangkapan karbon dan metana.
”Sampai hari ini beberapa program terkait transformasi energi telah kami implementasikan, tim kami juga sudah mengembangkan berbagai teknologi untuk membantu sistem pengendalian monitoring internal yang juga dapat membantu mengurangi carbon footprint yang sebelumnya dilakukan secara manual,” tambah Arsal.
Transisi menuju energi bersih dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk aspek keandalan pasokan dan keterjangkauan. "PTBA berkomitmen berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional dengan terus beradaptasi pada teknologi ramah lingkungan," kata dia.
PTBA juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendorong peningkatan nilai tambah batu bara dan pengembangan EBT, di antaranya kerja sama dengan Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN) dalam konversi batu bara menjadi artificial graphite dan anode sheet untuk bahan baku baterai.
Selain itu, berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam penelitian batu bara kalori rendah menjadi asam humat. Harapannya, inovasi-inovasi ini dapat terus dikembangkan hingga skala komersial.

