Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 1,96 Juta, Bakal Kejar Rekor Rp 2 Juta?
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas Antam hari ini Senin (16/6/2025) yang dipantau dari laman Logam Mulia mencapai Rp 1,968 juta atau naik Rp 6.000 dari Minggu (15/6/2025) Rp 1,960 juta per gram seiring memuncaknya ketegangan geopolitik setelah Israel meluncurkan gelombang serangan udara terhadap fasilitas nuklir dan militer di Iran. Apakah emas Antam akan mencapai level tertinggi yang pernah dicapai April lalu?
Adapun rekor tertinggi harga emas Antam (ANTM) sepanjang masa (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,016 juta per gram yang dicetak pada 22 April 2025.
Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 1,812 juta atau naik Rp 8.000 dari sebelumnya Rp 1,804 juta.
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas global yang melonjak pada perdagangan Jumat (13/6/2025) waktu AS
Baca Juga
Israel Serang Iran, Saham Emiten Migas hingga Emas Ada ENRG hingga RATU bisa Terkerek
Harga emas di pasar spot naik 1,3% menjadi US$ 3.428,10 per ons, hanya terpaut tipis dari rekor sepanjang masa US$ 3.500,05 yang dicapai pada April lalu. Dalam sepekan terakhir, emas telah menguat sekitar 4%. Harga emas berjangka AS ditutup naik 1,5% ke US$ 3.452,80 per ons.
Israel pada Jumat mengonfirmasi telah menyerang berbagai fasilitas di Iran, termasuk situs nuklir dan pabrik rudal, serta menewaskan sejumlah komandan militer dalam operasi militer berskala besar sebagai langkah pencegahan terhadap potensi pengembangan senjata nuklir oleh Teheran.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran telah "membawa serangan ini pada dirinya sendiri" dengan menolak ultimatum AS dalam negosiasi pembatasan program nuklirnya.
Di sisi lain, data inflasi AS yang lebih lunak pada awal pekan lalu turut mendukung penguatan emas, dengan pasar mulai berspekulasi soal potensi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed). Lingkungan suku bunga rendah umumnya menjadi katalis positif bagi emas, yang tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi.
Baca Juga
Goldman Sachs kembali menegaskan proyeksi bullish-nya atas emas, dengan menyebutkan bahwa pembelian agresif oleh bank sentral akan mendorong harga logam mulia ini ke level US$ 3.700 per ons pada akhir 2025 dan bahkan mencapai US$4.000 pada pertengahan 2026.
Bank of America juga memperkirakan harga emas bisa tembus US$ 4.000 dalam 12 bulan ke depan.
Baca Juga
Risiko Geopolitik Meningkat, Emas Melesat ke Level Tertinggi Sepekan
Arah harga logam mulia dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada perkembangan situasi di Timur Tengah, serta respons Iran terhadap operasi militer Israel yang diklaim belum sepenuhnya selesai.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1.034.000
- Emas 1 gram: Rp 1.968.000
- Emas 2 gram: Rp 3.876.000
- Emas 3 gram: Rp 5.789.000
- Emas 5 gram: Rp 9.615.000
- Emas 10 gram: Rp 19.175.000
- Emas 25 gram: Rp 47.812.000
- Emas 50 gram: Rp 95.545.000
- Emas 100 gram: Rp 191.012.000
- Emas 250 gram: Rp 477.265.000
- Emas 500 gram: Rp 954.320.000
- Emas 1.000 gram: Rp 1.908.600.000

