Tembus 610.000 BOPD, 'Lifting' Minyak Indonesia Lampaui Target APBN 2025
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyebutkan, saat ini lifting minyak nasional sudah melampaui target yang ditetapkan dalam APBN 2025 sebesar 605.000 barrel oil per day (BOPD).
Kendati demikian, Yuliot mengungkapkan, saat ini lifting minyak nasional sudah berada di angka 610.000 BOPD. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan capaian pada kuartal I 2025 yang sebesar 570.000 BOPD.
Baca Juga
Israel Serang Ladang Gas Terbesar Iran, Harga Minyak Melonjak
“Ini sekarang rata-rata sudah di atas 600.000 barel. Ini dilihat dari bulan ini sudah di atas 610.000 barel,” kata Yuliot saat ditemui di Sekretariat Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Senin (16/6/2025).
Dia menyebutkan bahwa Indonesia tengah mengusahakan peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional guna meminimalisir pengaruh gejolak internasional terhadap stabilitas ketersediaan energi di dalam negeri.
“Jadi ya kan kita ada ketahanan energi. Kita mengusahakan ada peningkatan produksi migas dalam negeri,” sebut Yuliot.
Baca Juga
Kejar 1 Juta Barel Minyak, Pertamina Genjot Ekplorasi, Teknologi EOR, hingga Kolaborasi Global
Saat ini situasi di Timur Tengah sedang memanas dengan meletusnya perang Iran-Israel. Kondisi ini membuat harga minyak dunia melonjak lebih dari 3% pada perdagangan Minggu (15/6/2025).
Dikutip dari CNBC, harga minyak mentah AS (WTI) naik US$ 2,72 (3,7%) ke level US$ 75,67 per barrel. Sementara harga minyak Brent sebagai acuan global melonjak US$ 3,67 (4,94%) menjadi US$ 77,90 per barrel.

