Dihadiri 3.000 Orang, Ini Agenda Besar Konferensi Infrastruktur Andalan Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah siap menggelar International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 pada 11–12 Juni 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Konferensi ini langkah strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendorong pembangunan infrastruktur sebagai kunci menuju pertumbuhan ekonomi nasional 8%.
Konferensi yang digagas Presiden Prabowo ini akan dipimpin Menteri Koordinator Pembangunan Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). ICI 2025 ditargetkan dihadiri 3.000 peserta dari pembuat kebijakan, pelaku industri, lembaga keuangan, mitra pembangunan, hingga investor dalam dan luar negeri.
Baca Juga
Menteri PU Harap Anggaran Inpres Infrastruktur Daerah Lebih dari Rp 30 Triliun
“Presiden Prabowo meminta kami menyiapkan konferensi ini sebagai ajang pemantapan strategi pembangunan infrastruktur jangka menengah. Bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi jembatan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rachmat Kaimuddin, di kantor Kemenkomdigi, Jakarta, Senin (2/6/2025).
Menurut Rachmat, pemerintah menekankan keterlibatan sektor swasta dan mitra internasional dalam pembiayaan infrastruktur, seiring keterbatasan fiskal negara. Skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) akan menjadi tulang punggung pembiayaan dalam lima tahun mendatang.
“Kebutuhan infrastruktur periode 2025–2029 diperkirakan meningkat tiga kali lipat dibanding sebelumnya. Karena itu, partisipasi swasta menjadi sangat penting. APBN tetap hadir, tetapi bukan satu-satunya sumber pembiayaan,” tambahnya.
Baca Juga
Pemerintah Butuh Rp 10.000 Triliun untuk Bangun Infrastruktur Nasional hingga 2029
Konferensi ICI 2025 membahas lima klaster infrastruktur utama, yakni Infrastruktur perkotaan, konektivitas nasional, ketahanan dan iklim, enabler serta skema pembiayaan. Terdapat sesi pleno, diskusi tematik, pameran proyek prioritas, business matching, hingga pertemuan bilateral dengan calon investor.
Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Herzaky Mahendra Putra mengatakan bahwa ICI 2025 menjadi momentum memperkenalkan dan membahas proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung maupun akan dijalankan pemerintah Indonesia.
“Harapannya di International Conference on Infrastructure ini bisa ada business matching dan setelah konferensi ini banyak hal yang kemudian bisa ditindaklanjuti,” tutup Herzaky.

