Bos XLSmart (EXCL) Janjikan Layanan dan Harga Terbaik
JAKARTA, investortrust.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk atau XLSmart (EXCL) siap memberikan layanan terbaik dan harga terjangkau di Tanah Air. Bahkan, perusahaan hasil merger antara XL Axiata dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) itu sudah memiliki sejumlah strategi bisnis untuk bersaing dalam industri telekomunikasi.
Menurut Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, ada lima fokus utama manajemen perusahaan pasca merger dalam meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan.
“Fokus utama dari manajemen untuk pelanggan adalah, yang pertama, memastikan kita memberikan servis yang lebih baik dan lebih cepat melalui integrasi network,” ujar Rajeev dikutip dalam keterangannya, Senin (21/9/2025).
Rajeev menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga kualitas layanan agar tetap stabil dan tidak menimbulkan gangguan yang merugikan pelanggan. Selain itu, peningkatan pengalaman pengguna juga menjadi prioritas, khususnya melalui pendekatan digital dan layanan yang dipersonalisasi.
Tak hanya fokus pada teknologi, XLSmart tetap ingin menjaga harga layanan tetap terjangkau. “Dan yang keempat, memastikan bahwa XL Smart itu masih affordable, jadi masih tidak terlalu mahal,” jelasnya.
Baca Juga
XLSmart (EXCL) Siap Kembalikan Spektrum 900 MHz Sesuai Arahan Pemerintah
Lebih lanjut, Rajeev menekankan pentingnya sinergi antara dua perusahaan besar ini dalam memberikan kontribusi nyata bagi sektor telekomunikasi nasional. “Dengan ada sinergi antara dua operator yang besar, kita akan memberikan dampak yang lebih besar,” tutupnya.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah memberikan izin kepada XLSmart untuk mulai beroperasi. Selain wajib memenuhi komitmen yang telah disepakati, perusahaan diminta untuk meningkatkan kecepatan internet hingga 16% pada tahun 2029.
Baca Juga
Kemenkomdigi Harap XLSmart (EXCL) Rampungkan 8.000 BTS dalam 2 Tahun
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid berharap kehadiran XLSmart dapat menyehatkan industri layanan telekomunikasi. Langkah ini sekaligus mempercepat transformasi digital sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Sekali lagi ini diharapkan untuk penyehatan industri ke depan dalam kerangka membangun sebuah ekosistem atau transformasi digital sesuai amanah Presiden yang tentu kita harapkan bisa lebih baik ke depan dan juga sekali lagi inklusif atau merata," kata Meutya. (C-13)

