Kemenkomdigi Harap XLSmart (EXCL) Rampungkan 8.000 BTS dalam 2 Tahun
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) berharap XLSmart (EXCL) dapat menyelesaikan pembangunan 8.000 Base Transceiver Station (BTS) dalam waktu maksimal dua tahun. Pembangunan infrastruktur ini ditujukan untuk memperluas akses internet, terutama di wilayah-wilayah dengan layanan terbatas.
“Target maksimal dua tahun. Kami minta prioritasnya di layanan publik seperti puskesmas, sekolah, dan fasilitas umum lainnya,” kata Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital, Deny Setiawan, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Deny menambahkan bahwa pembangunan BTS ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan internet di daerah. Dengan konektivitas yang lebih baik, diharapkan pelayanan kesehatan dan pendidikan dapat berjalan lebih optimal. “Akan menambah kualitas dan kapasitas layanan,” ujarnya.
Terkait angka 8.000 BTS, Deny menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pemerintah dan pihak perusahaan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan teknis yang tersedia.
Baca Juga
Kemenkomdigi Restui XLSmart (EXCL) Beroperasi, Ini Komitmen yang Wajib Dipenuhi
Meski belum merinci lokasi tahap awal pembangunan, Deny berharap bahwa proyek ini kemungkinan besar akan difokuskan di luar Pulau Jawa. “Mendingan kan di luar Pulau Jawa, apalagi Pulau Jawa sudah padat,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa proyek ini diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap efisiensi industri telekomunikasi nasional yang saat ini tengah menghadapi tantangan ekonomi dan konsolidasi pasar. “Insya Allah paling nggak bisa mengurangi loss, cut loss,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebutkan nilai investasi 8.000 BTS diperkirakan mencapai Rp 16 Miliar. Namun ia lebih menekankan jumlahnya, karena harga bisa berubah.
"Jadi kenapa kita tidak juga mematok angka, ini tentu berbeda-beda di berbagai wilayah, kemudian juga kita tidak tahu harga ke depan berapa, jadi yang kita hitung adalah komitmen fisik dengan angka minimal penambahan 8.000 BTS," tutupnya. (C-13)

