Kadin Indonesia Renovasi 500 Rumah Tak Layak Huni
JAKARTA, investortrust.id -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan membedah dan merenovasi rumah tak layak huni (RTLH) sebanyak 500 unit di seluruh Indonesia guna mendukung Program 3 Juta Rumah.
“Kita mulai dengan renovasi rumah, totalnya 500 (unit), yaitu 200 (unit) di Jakarta, selebihnya di Jawa Barat, Banten, NTT, dan Babel,” ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N Bakrie usai meninjau hasil renovasi RTLH di Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat Selasa (15/4/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Pembangunan Kadin Indonesia, Thomas Djusman memaparkan, 300 unit RTLH yang tengah dicanangkan untuk direhabilitasi berada di Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Bangka Belitung (Babel).
“Sisanya itu 100 (unit) di Jawa Barat, 100 (unit) lagi di Banten, 50 (unit) di NTT, dan 50 (unit) lagi di Babel,” tambah dia.
Baca Juga
Menteri Ara Serah Terimakan 20.000 Rumah Subsidi buat Guru di 8 Lokasi Serentak
Adapun anggaran yang digelontorkan Kadin Indonesia dalam renovasi 200 RTLH di Jakarta sebanyak Rp 40 juta per rumah. Artinya, total biaya untuk merenovasi 200 rumah adalah Rp 8 miliar.
“Jadi, anggaran ini menggunakan (dana) CSR dan macam-macam. Misalnya di awal tadi Pak Thomas mengatakan, renovasi mungkin Rp 20 juta per unit. Ternyata kalau di Jakarta karena harga semua barang-barang sedikit lebih, bisa double angkanya, dan juga tentunya karena logistik,” jelas Anindya.
Anindya juga mengapresiasi pemerintahan era Prabowo Subianto, karena telah bersinergi dengan pengusaha-pengusaha, baik dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga skala besar.
“Inilah hal-hal yang saya sangat apresiasi dan mudah-mudahan pemerintah juga terbantu. Karena ini tentunya ‘gayung bersambut.’ Kalau misalnya ada kebijakan tidak disertai dengan pergerakan di lapangan, nantinya momentumnya tidak ada. Tapi dengan begini momentum akan ada (tercipta),” tutur Ketua Umum Kadin Indonesia.

