Kepala BGN Sebut MBG Investasi Besar SDM Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melaporkan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, MBG telah menjadi program andalan Presiden Prabowo Subianto yang menjadi investasi besar untuk masa depan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
“Ini adalah langkah strategis bangsa Indonesia dan merupakan investasi besar terhadap SDM masa depan Indonesia,” kata Dadan dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia, yang berlangsung di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).
Kepala BGN menyebut bahwa Indonesia masih tumbuh pesat dengan 6 kelahiran per menit atau 3 juta jiwa per tahun. Diperkirakan pada 2045, penduduk Indonesia akan mencapai 324 juta jiwa.
Namun demikian, Dadan menyampaikan bahwa mayoritas pertumbuhan penduduk justru datang dari keluarga miskin dan rentan miskin. Ia juga menyebut bahwa keluarga dari kelas bawah memiliki jumlah anak lebih banyak dibanding kelas atas.
Baca Juga
Sebaliknya, keluarga kelas menengah dan atas cenderung punya lebih sedikit anak, bahkan kurang dari dua. “Satu ibu dan satu bapak digantikan oleh 0,84,” ujar Dadan soal rendahnya pertumbuhan dari kelas atas.
"Jadi kenapa Pak Presiden sangat gelisah dengan masa depan Indonesia? Karena anak-anak lahir dari keluarga dengan pendidikan rata-rata 9 tahun dan juga dengan pendapatan rata-rata di bawah 1 juta," sambungnya.
BGN pun menyebut ada dua titik pertumbuhan yang penting di dalam pertumbuhan anak, yaitu seribu hari pertama dan umur 8 sampai 18 tahun.
Total penerima manfaat program ini ditargetkan akan mencapai 82,9 juta jiwa. Program MBG diketahui menyasar ibu hamil, balita, hingga siswa PAUD, SD, SMP, SMA, termasuk santri. (C-13)

