Perkuat Digitalisasi, Tugu Insurance Fokus pada 3 Aspek Ini
JAKARTA, investortrust.id - Digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan bagi setiap pelaku bisnis, di tengah adopsi yang semakin masif di masyarakat. Untuk memperkuat digitalisasi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) fokus pada tiga aspek, antara lain perbaikan core system, core finance, serta menghadirkan sistem dan aplikasi yang menciptakan interaksi dengan pelanggan.
Presiden Direktur PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) Tatang Nurhidayat mengungkapkan, ke depan pihaknya akan fokus salah satunya pada perbaikan core system yang menjadi jantung dalam sistem digital perusahaan.
“Kami melakukan revamp, bahkan mengganti core system. Kedua, core finance, karena bila core system-nya sudah bagus, pasti report keuangan dan sebagainya juga perlu perhatian,” ujarnya, dalam keterangan pers, Sabtu (22/3/2025).
Fokus ketiga, lanjut Tatang, Tugu Insurance akan menghadirkan sistem dan aplikasi yang menciptakan ruang interaksi dengan pelanggan dan para partner bisnis. Dengan begitu, diharapkan memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai informasi tentang perusahaan, mulai dari layanan hingga produk yang ditawarkan.
Baca Juga
Tugu Insurance Optimistis Proses Spin Off UUS Bakal Mulus di 2025
“Melalui sistem dan aplikasi ini, customer dapat dengan mudah dan cepat memperoleh layanan dari Tugu Insurance,” katanya.
Fokus Tugu Insurance yang dilakukan ini berbuah prestasi, Tatang dinilai sukses membangun citra digital yang kuat melalui berbagai strategi komunikasi dan interaksi publik. Selain mencerminkan personal branding yang efektif, juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan yang dipimpinnya.
Ia mengungkapkan, penghargaan yang diraihnya tersebut tak lepas dari dukungan jajaran manajemen dan karyawan Tugu Insurance yang terus melakukan transformasi digital untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan Tugu Insurance.
“Penghargaan ini merupakan sebuah penyemangat atau motivasi kami agar terus melakukan transformasi digital dan perbaikan proses digitalisasi. Sehingga semua orang bisa mengakses Tugu Insurance dengan mudah, dan tahu manfaatnya,” ucapnya.
Sementara dari sisi kinerja, di bawah nakhoda Tatang, Tugu Insurance mampu mencatatkan kinerja yang moncer. Tercermin dari laba inti atau core net profit konsolidasi yang tumbuh 62,7% dari Rp 434 miliar di 2023 menjadi Rp 796 miliar di 2024. Selain itu, perusahaan juga berhasil mencatat pertumbuhan premi bruto 10,73% secara year on year (yoy) menjadi Rp 8,54 triliun di tahun lalu.

