Bahlil Sebut Pasokan Listrik Aman Jelang Lebaran, Kapasitas Terpasang 67.000 MW
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, pasokan listrik jelang Hari Raya Idulfitri 1446 H aman terkendali. Adapun kapasitas terpasang lebih dari 67.000 megawatt (MW).
Oleh karena itu, Bahlil mengapresiasi kesiapan pasokan listrik PT PLN (Persero) menyongsong musim mudik Lebaran 2025. Dia berharap dengan listrik yang andal, masyarakat bisa merayakan libur Lebaran dengan nyaman.
“Kami sampaikan bahwa alhamdulillah untuk persiapan listrik kita sampai Hari Raya (Idulfitri) aman sekali. Kapasitas terpasang lebih 67.000 MW, beban puncaknya itu hanya sampai 46.000 MW. Jadi kita masih surplus sekitar 30%-40%. Jadi secara umum untuk listrik insyaallah, tidak ada masalah,” ujar Bahlil, dikutip Jumat (14/3/2025).
Baca Juga
Pemudik Gunakan EV Meningkat 500%, 1.000 SPKLU Disiapkan di Trans Jawa-Sumatera
Selain itu, infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik juga disebut Bahlil dalam keadaan siap mendukung perjalanan mudik pengguna kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Pasalnya, PLN telah menambah jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) secara signifikan di jalur mudik Tol Trans-Sumatra dan Tol Trans-Jawa. “Inilah bentuk kesiapan PLN dan pemerintah dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna yang memakai mobil listrik. Jadi overall tidak ada masalah,” kata dia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN telah mengantisipasi kenaikan pengguna EV pada musim mudik Idulfitri 1446 H kali ini. Oleh sebab itu, SPKLU di area dengan kepadatan tinggi terus ditambah PLN, sehingga antrean pengisian daya dapat diminimalisir.
“Kami memprediksi jumlah pengguna kendaraan listrik pada mudik Lebaran tahun ini naik lima kali lipat dibandingkan tahun lalu. Untuk itu PLN mengantisipasi dengan menambah jumlah SPKLU 7,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun lalu di titik dengan okupansi tinggi menjadi 800 unit,” kata Darmawan.
Baca Juga
Dengan penambahan infrastruktur tersebut, pada mudik Lebaran tahun ini PLN menyiagakan SPKLU menjadi 1.000 unit di 615 lokasi di jalur mudik Trans-Sumatra dan Jawa.
Secara nasional hingga saat ini, PLN dengan para mitra telah menyediakan total 3.558 unit SPKLU yang tersebar di 2.412 titik strategis seluruh tanah air. Pada tiap titik ini PLN juga menyiagakan personel yang siaga 24 jam dengan total lebih dari 6.000 personel.
"SPKLU telah tersedia di setiap rest area di sepanjang jalur mudik Trans-Sumatra dan Jawa dengan rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga kita harapkan insyaallah tidak ada antrean charging kendaraan listrik," tegas Darmawan.

