Mau Akusisi 20% Saham Perusahaan EBT Filipina, Pertamina NRE Kaji Keuntungannya bagi RI
JAKARTA, investortrust.id - CEO PT Pertamina New & Renewable Energy (NRE) John Anis membenarkan pihaknya berencana mengakuisisi 20% saham perusahaan energi baru terbarukan (EBT) asal Filipina, Citicore Renewable Energy (CREC.PS).
Kendati demikian, dia menerangkan saat ini Pertamina NRE masih melakukan kajian, utamanya terkait keuntungan yang bisa diperoleh Indonesia dan pada balance sheet perusahaan jika akuisisi jadi dilakukan.
“Kalau (mengakuisisi saham) ke luar, kami juga harus melihat apa sih keuntungannya untuk Indonesia. Jadi, yang pertama, perusahaan harus sehat. Harus punya portofolio yang bagus dan balance sheet yang kuat,” kata John Anis di The Hermitage, Menteng, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Dia mengungkapkan, pihaknya sejatinya sudah melakukan diskusi dengan Citicore Renewable Energy. Namun, masih ada internal proses yang harus dilalui. Menurutnya, akuisisi ini akan membuka kesempatan bagi Indonesia untuk memperluas kompetensi dan pembangunan kapabilitas.
Baca Juga
Pertamina NRE Gandeng Negara Lain Kembangkan Pembangkit Nuklir
“Jadi kita juga nanti bisa mengirim orang kita (SDM Indonesia) ke sana dan sebagainya untuk lebih baik dalam (bidang transisi energi). Mereka itu sangat kompeten di dalam konstruksinya,” terang John Anis.
Terlepas dari itu, John Anis menyebut bahwa pihaknya juga ingin berpartner. Dia mencontohkan apabila pengembangan fasilitas produksi panel surya di Cikarang, Jawa Barat sudah tuntas, Filipina dapat menjadi mitra dagang Indonesia.
“Misalnya kalau suatu saat kita punya pabrik solar panel, kita juga ekspor ke mereka. Dan juga kita ingin membawa mereka nanti pada saat Indonesia, misalkan ada kebutuhan pengembangan solar panel yang besar, dengan pengalaman mereka, kita bawa kapital mereka juga berpartner di sini,” ujar dia.

