Wujudkan Ibu Kota Politik 2028, Otorita Klaim 330 Investor Akan Suntik Dana ke IKN
JAKARTA, investortrust.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengeklaim, sebanyak 330 investor telah menyatakan minat untuk berinvestasi di IKN, Kalimantan Timur (Kaltim) guna mewujudkan pembangunan ibu kota politik 2028 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono menjelaskan, sebanyak 140 investor yang berminat membangun infrastruktur telah melengkapi data yang dibutuhkan dan sedang dalam proses melalui platform Investara. “Sementara itu, 190 investor lainnya masih melengkapi persyaratan dan dalam tahap verifikasi,” ungkap dia dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (26/2/2025).
Agung mengatakan, minat investasi di IKN terus berkembang dan tidak mengalami penurunan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya letter of intent (LoI) atau surat minat investasi dari investor, baik dalam maupun luar negeri, yang terus dilayangkan ke kantor OIKN.
Baca Juga
Waspadai Kejatuhan IHSG lebih Dalam Hari Ini, Sebaliknya Dua Saham Ini masih Layak Dilirik
“Hingga saat ini, Otorita IKN telah menerima 536 LoI dari berbagai badan usaha yang memiliki minat tinggi dalam membangun infrastruktur di Nusantara. Dari jumlah tersebut, lebih 60% merupakan investor yang menyatakan minat membangun infrastruktur, sementara sisanya adalah supplier, vendor, konsultan, dan pihak lain yang tidak termasuk dalam kategori investor pembangunan,” jelas Agung.
Lebih lanjut, Agung menyampaikan, pihaknya terus mengevaluasi ratusan LoI tersebut guna menjaga kualitas investor yang berminat ikut membangun ekosistem di IKN. “Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap investasi yang masuk memiliki kesiapan finansial dan operasional sehingga dapat diwujudkan secara nyata di lapangan,” tambah dia.
Di samping itu, lanjut Agung, saat ini masyarakat sekitar IKN juga telah mendapatkan manfaat dari sejumlah proyek investasi yang telah berjalan, seperti Hotel Swissotel Nusantara, Rumah Sakit Mayapada, dan Rumah Sakit Hermina yang telah beroperasi sejak 2024.
“Beberapa proyek investasi lainnya akan beroperasi dalam waktu dekat, antara lain Hotel Qubika dan Restoran Kampung Kecil. Fasilitas ini memperkuat sektor pariwisata dan kuliner,” kata Agung.
Baca Juga
Kementerian PU Pastikan Desain Tol Bawah Laut IKN Rampung Semester II
Di bidang transportasi, Bluebird juga telah membangun dua dari 15 halte untuk mendukung hadirnya layanan transportasi ramah lingkungan berupa armada bus listrik yang telah melayani pengunjung di IKN sejak 2024.
Dikatakan Agung, PT Nusantara Sembcorp Solar Energi yang merupakan perusahaan patungan PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PT PLN Nusantara Renewables dengan Sembcorp, telah menyelesaikan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) IKN berkapasitas 50 MW serta battery 14,2 MWh dan telah resmi beroperasi pada 28 Desember 2024 sebagai bagian komitmen untuk mewujudkan kota berbasis energi hijau dan berkelanjutan.
Ihwal itu, OIKN berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh investasi yang masuk benar-benar terealisasi demi kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan pembangunan IKN. Menurut Agung, proses seleksi yang ketat bukan tanda penurunan tren iklim investasi, melainkan bagian dari tata kelola investasi yang profesional dan akuntabel.
“Saat ini, kami melihat tren positif bahwa semakin banyak investor serius yang ingin berinvestasi. Kami memastikan bahwa setiap investasi yang masuk benar-benar dapat diimplementasikan demi kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tutur Agung.

