Bos MIND ID Yakin Danantara Bakal Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID meyakini pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) merupakan langkah strategis untuk memperkuat investasi hilirisasi dan industrialisasi nasional.
Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso menyebut, hadirnya Danantara merupakan bagian dari transformasi BUMN dalam mengoptimalkan aset negara agar mampu memberikan nilai tambah berlipat ganda bagi perekonomian Indonesia.
"Dengan komitmen kuat terhadap hilirisasi dan industrialisasi, kami yakin bahwa pendirian Danantara ini juga akan membawa dampak nyata bagi kedaulatan ekonomi Indonesia di masa depan,” kata Hendi, dikutip Selasa (25/2/2025).
Baca Juga
Sambut Positif Danantara, AEI Berharap Bawa Dampak Positif ke Pasar Modal
Menurut dia, dengan pengelolaan investasi yang lebih strategis, Danantara diharapkan mampu menjadi akselerator dalam meningkatkan daya saing industri berbasis sumber daya alam. Kehadiran Danantara juga diharapkan bermanfaat bagi kesuksesan program hilirisasi dan industrialisasi di Indonesia di masa depan.
“MIND ID konsisten menjalankan mandat pengelolaan cadangan dan hilirisasi mineral batu bara Indonesia secara terintegrasi sehingga mampu meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus kontribusi bagi penerimaan negara,” ujar Hendi.
Sebelumnya, dalam acara peluncuran Danantara, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Danantara bukan sekadar badan pengelola investasi, melainkan instrumen pembangunan nasional yang akan mengubah cara Indonesia dalam mengelola kekayaan negara demi kesejahteraan rakyat.
Baca Juga
Danantara Belum Berdampak, IHSG Sesi I justru Babak Belur 2,34% Teseret Seluruh Sektor Saham
Dia menyebut, nilai investasi awal Danantara sebesar US$ 20 miliar dan akan digunakan untuk mengakselerasi 20 proyek strategis. Dana itu berasal dari agenda efisiensi anggaran yang dia jalankan dalam masa 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo.
“Proyek-proyek tersebut akan berdampak tinggi dan menciptakan nilai tambah signifikan bagi bangsa kita, menciptakan manfaat nyata, menciptakan lapangan kerja yang bermutu, dan kemakmuran yang berjangka panjang. Kita tidak mau lagi menjual sumber daya alam murah. Kita bertekad untuk menjadi negara maju,” ucap Hendi.

